Arti Istilah Bunyi-bunyian Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Selasa 17 September 2019 oleh Staf


Bunyi-bunyian memiliki 1 arti. Bunyi-bunyian berasal dari kata dasar bunyi. Bunyi-bunyian memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga bunyi-bunyian dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti bunyi-bunyian

Dasar: bunyi
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Bunyi-bunyian berarti alat musik (gamelan dan sebagainya)

Arti kata bunyi

Bunyi berarti sesuatu yang terdengar (didengar) atau ditangkap oleh telinga
Contoh: Bunyi meriam, bunyi burung

Bunyi berarti nada. Bunyi juga berarti laras (pada alat musik atau nyanyian dan sebagainya)
Contoh: Bunyi piano, bunyi gamelan

Bunyi berarti kesan pada pusat saraf sebagai akibat getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan-perubahan dalam tekanan udara
Contoh: Dalam bahasa jepang bunyi “n” dan “ng” pada akhir kata hampir tidak berbeda

Bunyi berarti ucapan apa yang tertulis (surat, huruf, dan sebagainya)
Contoh: Bagaimana bunyi surat itu

Kata dengan kata dasar bunyi

Bebunyian berarti bunyi-bunyian


Berbunyi berarti mengeluarkan bunyi
Contoh: Roda berbunyi berderit-derit


Berbunyi berarti bacaannya. Berbunyi juga berarti lafalnya. Berbunyi juga berarti bunyinya
Contoh: Keputusan itu berbunyi sebagai berikut

Berbunyi berarti bersembunyi
Contoh: Maka disuruhnya beberapa orang sahaya berbunyi di suatu tempat dengan menghunus pedangnya

Membunyikan berarti membuat supaya berbunyi (tentang gamelan, musik, petasan, dan sebagainya)
Contoh: Membunyikan bunyi-bunyian dengan gegap gempita


Membunyikan berarti melafalkan. Membunyikan juga berarti menyebutkan
Contoh: Orang itu sukar membunyikan huruf “r”

Membunyikan berarti menyembunyikan

Pembunyian berarti proses, cara, perbuatan membunyikan


Sebunyi berarti sama bunyinya. Sebunyi juga berarti sama isinya
Contoh: Kedua keputusan itu sebunyi


Sebunyi berarti sama ucapannya. Sebunyi juga berarti sama lafalnya. Sebunyi juga berarti homofon

Istilah dengan kata dasar bunyi

Bunyi geletar berarti bunyi yang dihasilkan dengan mengartikulasikan ujung lidah pada lengkung kaki gigi, berulang-ulang sehingga lidah seakan-akan bergetar, misalnya bunyi /r/


Bunyi geser berarti bunyi yang dihasilkan oleh udara yang melalui celah sempit, seperti pada waktu menyebutkan huruf f


Bunyi hambat berarti bunyi bahasa yang dihasilkan dengan cara memberi hambatan pada tempat artikulasi tertentu terhadap suara yang dikeluarkan, (misalnya /p/ dan /b/ adalah bunyi hambat)


Bunyi letupan berarti bunyi bahasa yang dihasilkan dengan cara jalan udara keluar mulut ditutup rapat-rapat kemudian dengan tiba-tiba udara dilepas sehingga terjadi semacam letupan, misalnya bunyi /b/, /p/, /k/, /d/. Bunyi letupan juga berarti hentian


Bunyi letus berarti bunyi letupan


Bunyi pepet berarti bunyi (pengucapan) vokal e pada kata benar, gelas, empat


Bunyi sengau berarti bunyi yang dihasilkan dengan keluarnya udara melalui hidung


Bunyi sengau berarti bunyi terjadi demikian m, n, dan ??

Bunyi sumbang berarti bunyi yang tidak selaras (tidak sedap didengar)


Bunyi surat berarti isi surat


Bunyi-bunyian berarti alat musik (gamelan dan sebagainya)


Peribahasa dengan kata bunyi

Bagai bunyi cempedak jatuh berarti bunyi seperti barang berat jatuh


Bagai bunyi siamang kenyang berarti banyak bicara karena mendapat kesenangan


Bagaimana bunyi gendang, begitulah tarinya berarti menurut segala perintah untuk menyesuaikan diri dengan keadaan


Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran berarti cocok. Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran juga berarti seia sekata


Bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi berarti kasih sayang tidak mungkin datang dari satu pihak


Besar bungkus tak berisi tong kosong nyaring bunyinya berarti orang yang besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada


Bunyi perempuan di air berarti ramai (gaduh sekali)


Koyak tak berbunyi berarti melakukan sesuatu yang kurang baik, tetapi tidak diketahui orang


Lempar batu sembunyi tangan berarti melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu


Lempar batu sembunyi tangan berarti berbuat kurang baik kepada orang, lalu berpura-pura tidak tahu

Mati kuang karena bunyi berarti mendapat bencana karena kesombongan (perbuatan) sendiri


Mati kuau karena bunyinya berarti mendapat kecelakaan karena kata-katanya sendiri


Rumah sudah, tukul berbunyi berarti memajukan keterangan dan sebagainya sesudah perkara diputuskan


Satu juga gendang berbunyi berarti tidak berubah. Satu juga gendang berbunyi juga berarti selalu sama saja


Sembunyi tuma kepala tersuruk, ekor kelihatan berarti menutup-nutupi perbuatan jahat yang sudah diketahui orang


Sembunyi-sembunyi puyuh berarti sembunyi tuma


Sembunyi-sembunyi puyuh berarti sengaja tidak mau tahu akan perkara (bahaya dan sebagainya) yang sungguh (akan) terjadi

Seperti harimau menyembunyikan kuku berarti (ungkapan untuk) orang yang menyembunyikan kepandaiannya dan sebagainya


Tong kosong nyaring bunyinya berarti orang yang bodoh biasanya banyak bualnya (cakapnya)


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari istilah bunyi-bunyian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih