Arti Istilah Kawin Sumbang Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Selasa 17 September 2019 oleh Staf


Kawin sumbang memiliki 1 arti. Kawin sumbang berasal dari kata dasar kawin.

Arti kawin sumbang

Dasar: kawin
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Kawin sumbang berarti perkawinan antara kerabat terdekat yang tidak diizinkan oleh hukum, adat, atau agama

Arti kata kawin

Kawin berarti membentuk keluarga dengan lawan jenis. Kawin juga berarti bersuami atau beristri. Kawin juga berarti menikah
Contoh: Ia kawin dengan anak kepala kampung

Kawin berarti melakukan hubungan kelamin. Kawin juga berarti berkelamin (untuk hewan)

Kawin berarti bersetubuh
Contoh: Kawin sudah, menikah belum

Kawin berarti perkawinan

Kata dengan kata dasar kawin

Berkawin berarti menikah
Contoh: Sukakah tuan putri berkawin dengan hamba


Mengawin berarti kawin. Mengawin juga berarti mengawinkan


Mengawin berarti memegang ayam pada kedua kaki dan kedua sayapnya untuk disembelih

Mengawini berarti mengambil sebagai istri. Mengawini juga berarti memperistri
Contoh: Perkawinan ganda meruwetkan hubungan dua keluarga karena dua orang bersaudara telah mengawini seorang ibu dan anaknya secara serentak


Mengawinkan berarti menyatukan dua orang lain jenis menjadi suami istri. Mengawinkan juga berarti menikahkan


Mengawinkan berarti mempertemukan binatang (tumbuhan) yang berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya

Mengawinkan berarti memadukan (mengombinasikan) dua hal untuk mencapai sesuatu yang baik
Contoh: Rapat bersetuju mengawinkan kedua pendapat itu sehingga tercapai kesimpulan yang baik

Pengawin berarti orang yang mengawin ayam dan sebagainya untuk disembelih


Perkawinan berarti perihal (urusan dan sebagainya) kawin. Perkawinan juga berarti pernikahan


Perkawinan berarti pertemuan hewan jantan dan betina secara seksual

Istilah dengan kata dasar kawin

Kawin acak berarti keadaan yang memungkinkan terjadinya perkawinan antara jantan dan betina dewasa secara acak


Kawin amanua berarti kawin masuk


Kawin angkat bapak berarti perkawinan antara seorang wanita yang sedang hamil di luar perkawinan yang sah dan seorang pemuda yang bersedia mengawini wanita itu, kadang-kadang dengan bayaran atau upah


Kawin bantu berarti perkawinan antarhewan jantan


Kawin batin berarti perkawinan yang tidak disahkan oleh penghulu


Kawin belis berarti perkawinan dengan istri pindah ke rumah suami dan menjadi anggota kerabat suaminya


Kawin campur berarti perkawinan di antara dua pihak yang berbeda agama, kebudayaan, golongan, atau suku bangsa


Kawin di bawah tangan berarti kawin secara tidak resmi (biasanya tidak memiliki surat nikah)


Kawin gantung berarti perkawinan yang sudah sah, tetapi suami dan istri belum boleh serumah (masih tinggal di rumah masing-masing)


Kawin gantung berarti perkawinan yang belum diresmikan penuh (pengesahannya ditunda setelah dewasa)

Kawin gelap berarti kawin di bawah tangan


Kawin kantor berarti perkawinan yang dilaksanakan di kantor catatan sipil


Kawin kontrak berarti kawin dengan jangka waktu tertentu


Kawin lari berarti perkawinan dengan cara melarikan gadis yang akan dikawininya dengan persetujuan gadis itu untuk menghindarkan diri dari tata cara adat yang dianggap berlarut-larut dan memakan biaya yang terlalu mahal


Kawin liwat berarti kawin angkat bapak


Kawin masuk berarti perkawinan dengan suami memasuki rumah tangga keluarga istri


Kawin mutah berarti perkawinan yang berdasarkan perjanjian dalam jangka waktu tertentu (yang dilarang dalam agama)


Kawin paksa berarti kawin yang tidak didasarkan keikhlasan salah satu atau kedua pasangan, tetapi dipaksa oleh wali atau keluarga


Kawin roko berarti kawin lari yang dilakukan atas dasar kemauan bersama untuk menutup rasa malu karena calon pengantin laki-laki tidak mampu memberikan maskawin


Kawin roko berarti kawin lari yang dilakukan atas dasar kemauan calon suami dan calon istri karena orang tua si gadis tidak menyetujuinya

Kawin siri berarti kawin di bawah tangan


Kawin sirih pinang berarti bentuk perkawinan dengan cara suami tinggal di tempat orang tua istri dan membantu pekerjaan orang tua itu sampai mahar yang harus dibayarnya dapat dilunasi (di timor)


Kawin sumbang berarti perkawinan antara kerabat terdekat yang tidak diizinkan oleh hukum, adat, atau agama


Kawin suntik berarti pembenihan dengan jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dalam vagina dengan menggunakan (dengan bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual). Kawin suntik juga berarti inseminasi


Kawin tambahan berarti kawin angkat bapak (di jawa barat)


Kawin tukar gadis berarti adat perkawinan yang menuntut seorang pria yang melamar seorang wanita menyediakan seorang saudara wanita dari kerabatnya sendiri untuk dikawinkan dengan seorang pria dari kerabat calon istrinya


Kawin wakil berarti bentuk perkawinan yang pengantin laki-laki mewakilkan kepada ayah atau saudara laki-lakinya untuk mengucapkan ijab kabul (akad nikah) atas namanya karena pengantin laki-laki tidak dapat meninggalkan pekerjaannya di rantau


Kawin-mawin berarti berbagai-bagai urusan perjodohan (pernikahan)


Kawin-mawin berarti pertalian (sanak) karena perjodohan (perkawinan dan sebagainya)

Peribahasa dengan kata kawin

Perkawinan tempat mati berarti perkawinan yang sungguh-sungguh dilakukan sesuai dengan cita-cita hidup berumah tangga yang bahagia


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari istilah kawin sumbang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih