Arti Istilah Pihak Ketiga Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Senin 16 September 2019 oleh Staf


Pihak ketiga memiliki 2 arti. Pihak ketiga berasal dari kata dasar pihak. Pihak ketiga adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda.

Arti pihak ketiga

Dasar: pihak
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Pihak ketiga berarti orang lain yang tidak ikut serta, misalnya dalam perjanjian

Dasar: pihak
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Pihak ketiga berarti bangsa atau negara lain dan sebagainya yang tidak berpihak dalam persengkataan (peperangan dan sebagainya)

Arti kata pihak

Pihak berarti sisi (yang sebelah). Pihak juga berarti bagian
Contoh: Pihak atas, pihak bawah, pihak kanan, pihak kiri

Pihak berarti arah. Pihak juga berarti jurusan
Contoh: Seakan-akan angin datang dari segala pihak

Pihak berarti satu dari golongan (partai, orang) yang bertentangan atau berlawanan (dalam perang, permainan, politik, perjanjian, dan sebagainya)
Contoh: Dalam perang ini pihak yang kalah sama-sama menderita kerusakan, saya yakin dia akan melindungi pihak yang benar, kedua (belah) pihak, kedua-duanya (tentang dua golongan atau dua orang yang bertentangan)

Pihak berarti (pada pihak) dalam hal. Pihak juga berarti mengenai
Contoh: Pada pihak agama, mereka itu bersikap netral

Pihak berarti orang yang termasuk dalam satu lingkungan dan kepentingan. Pihak juga berarti kalangan
Contoh: Lurah melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib, pihak kejaksaan belum mengetahui tentang ditangkapnya penjahat itu

Pihak berarti orang. Pihak juga berarti golongan
Contoh: Korban bencana alam itu memerlukan uluran tangan dari semua pihak

Kata dengan kata dasar pihak

Berpihak berarti mengikut (memilih) salah satu pihak
Contoh: Saya tidak akan berpihak kepada siapa pun, tidak berat sebelah


Keberpihakan berarti hal berpihak
Contoh: Keberpihakan pemerintah kepada rakyat akan meningkatkan kesejahteraan sosial


Memihak berarti berpihak


Memihaki berarti menjadikan tempat memihak. Memihaki juga berarti membela
Contoh: Dalam perjuangannya, pemimpin negara itu memihaki salah satu negara barat


Memihakkan berarti menceraikan (memisahkan) menjadi beberapa pihak


Memihakkan berarti menyisikan. Memihakkan juga berarti mengesampingkan

Memihakkan berarti memasukkan ke dalam salah satu pihak

Pemihakan berarti perbuatan memihak


Sepihak berarti satu pihak (sisi). Sepihak juga berarti sebelah. Sepihak juga berarti sebelah pihak
Contoh: Pembatalan sepihak, pembatalan (perjanjian dan sebagainya) dari satu pihak (unilateral)


Istilah dengan kata dasar pihak

Berpihak-pihak berarti berpisah-pisah menjadi beberapa pihak


Pihak kedua berarti orang yang kedua (disebutkan atau dicantumkan setelah pihak kesatu), misalnya dalam perjanjian


Pihak kesatu berarti orang yang pertama (disebutkan atau dicantumkan lebih dahulu), misalnya dalam perjanjian


Pihak ketiga berarti orang lain yang tidak ikut serta, misalnya dalam perjanjian


Pihak ketiga berarti bangsa atau negara lain dan sebagainya yang tidak berpihak dalam persengkataan (peperangan dan sebagainya)

Pihak kiri berarti pihak rakyat atau pihak yang mempertahankan hak rakyat dalam pemerintahan


Pihak lawan berarti golongan (partai, orang-orang) yang menjadi lawan kita atau bertentangan dengan kita


Pihak pertama berarti pihak kesatu


Pihak sana berarti yang berpihak kepada lawan


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari istilah pihak ketiga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih