Arti Istilah Tanah Hidup Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Senin 16 September 2019 oleh Staf


Tanah hidup memiliki 1 arti. Tanah hidup berasal dari kata dasar tanah.

Arti tanah hidup

Dasar: tanah
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Tanah hidup berarti tanah yang diusahakan (ditanami dan sebagainya)

Arti kata tanah

Tanah berarti permukaan bumi atau lapisan bumi yang di atas sekali
Contoh: Hujan membasahi tanah

Tanah berarti keadaan bumi di suatu tempat
Contoh: Tanahnya gersang, tidak dapat ditanami

Tanah berarti permukaan bumi yang diberi batas
Contoh: Pemerintah menyediakan tanah seluas tiga hektar untuk permukiman para transmigran

Tanah berarti daratan
Contoh: Penerjun payung itu tewas setelah jatuh terempas di tanah

Tanah berarti permukaan bumi yang terbatas yang ditempati suatu bangsa yang diperintah suatu negara atau menjadi daerah negara. Tanah juga berarti negeri. Tanah juga berarti negara
Contoh: Tanah eropa, tanah melayu, tanah toraja

Tanah berarti bahan-bahan dari bumi. Tanah juga berarti bumi sebagai bahan sesuatu (pasir, napal, cadas, dan sebagainya)
Contoh: Bata dan genting dibuat dari tanah

Tanah berarti dasar (warna, cat, dan sebagainya)
Contoh: Kain itu tanahnya putih, coraknya cokelat dan hitam

Kata dengan kata dasar tanah

Bertanah berarti mempunyai tanah. Bertanah juga berarti ada tanahnya


Bertanah berarti berurat berakar

Mengetanahkan berarti membawa (menurunkan) ke tanah


Mengetanahkan berarti mengebumikan (menguburkan)

Mengetanahkan berarti menurunkan derajat (kehormatan dan sebagainya)
Contoh: Hamba bersumpah tidak akan mengetanahkan nama kaum kesatria

Pengetanahan berarti proses, cara, perbuatan memasukkan ke dalam tanah


Pengetanahan berarti pelarangan terhadap pesawat terbang untuk beroperasi karena tidak laik terbang

Pertanahan berarti hal-hal yang berhubungan dengan kepemilikan tanah milik


Istilah dengan kata dasar tanah

Gerakan di bawah tanah berarti gerakan gelap (rahasia)


Ke tanah berarti menuju tanah


Tanah adat berarti tanah milik yang diatur menurut hukum adat


Tanah air berarti negeri tempat kelahiran


Tanah alitik berarti tanah yang silikatnya telah dihilangkan


Tanah asam berarti tanah yang memiliki kadar ke- asaman tinggi


Tanah basah berarti tanah persawahan (rawa dan sebagainya)


Tanah beku berarti tanah yang suhunya 0??c atau di bawah 0??c dan mengandung es dan uap air, tetapi tidak mengandung air cair


Tanah bencah berarti tanah yang berpaya-paya. Tanah bencah juga berarti tanah yang becek


Tanah bendang berarti tanah untuk sawah. Tanah bendang juga berarti tanah persawahan


Tanah bengkok berarti tanah yang diterima (untuk diusahakan) sebagai pengganti gaji (bagi pamong desa dan sebagainya)


Tanah bengkok berarti tanah yang diterima (untuk diusahakan) dalam kaitan dengan jabatan yang dipegang. Tanah bengkok juga berarti tanah jabatan

Tanah bera berarti tanah yang dibiarkan tidak ditanami agar kembali kesuburannya


Tanah beroya berarti pasir yang hanyut


Tanah berumput berarti tanah yang tertutup oleh rumput tinggi yang tetap, tidak terlindung, tidak terhalang, dan terbuka terhadap cuaca


Tanah bijana berarti tanah kelahiran


Tanah cempaka berarti belerang kasar


Tanah dangkal berarti tanah kurus


Tanah darat berarti tanah yang bukan persawahan (rawa-rawa, pertambakan, dan sebagainya)


Tanah datar berarti tanah yang rata. Tanah datar juga berarti dataran rendah


Tanah dati berarti tanah milik kelompok kekerabatan di daerah yang penduduknya beragama islam (dalam adat ambon)


Tanah dati berarti tanah yang dimiliki dan dikuasai oleh klen atau subklen

Tanah daun berarti tanah yang terjadi dari daun-daun yang sudah lama terpendam. Tanah daun juga berarti humus


Tanah dingin berarti negeri yang berhawa dingin (eropa)


Tanah garapan berarti tanah negara (perkebunan dan sebagainya) yang digarap oleh penduduk untuk ditanami padi dan sebagainya


Tanah gembur berarti tanah yang subur dan berderai-derai, lunak, dan lembik (tidak padat), terdiri atas campuran pasir, tanah liat, dan bahan organik lain


Tanah genting berarti tanah sempit yang menghubungkan dua bagian daratan yang lebih luas


Tanah gersang berarti tanah kering yang tidak subur


Tanah goyang berarti gempa bumi


Tanah gundul berarti tanah yang sama sekali tidak ada pohon-pohonan di atasnya


Tanah guntai berarti tanah yang pemiliknya bukan penduduk daerah bersangkutan. Tanah guntai juga berarti absente


Tanah hidup berarti tanah yang diusahakan (ditanami dan sebagainya)


Tanah kampung berarti pekarangan


Tanah kampung berarti tanah yang bukan untuk persawahan (perladangan, perkebunan, dan sebagainya)

Tanah kerajaan berarti tanah milik raja


Tanah kerajaan berarti tanah milik negara

Tanah kering berarti tanah perladangan (tegalan dan sebagainya)


Tanah kosong berarti tanah (pekarangan) yang tidak didiami atau diusahakan


Tanah kritis berarti tanah yang mengalami erosi secara parah dan menuju ke ketandusan


Tanah kuburan berarti tanah milik desa (negara dan sebagainya) yang khusus disediakan untuk kuburan


Tanah kuripan berarti tanah milik perseorangan


Tanah kurus berarti tanah yang kurang subur


Tanah labu berarti tanah daun


Tanah laku berarti humus


Tanah lantar berarti tanah yang dibiarkan tidak ditanami, tanah yang tidak terpelihara atau terurus


Tanah lapang berarti tanah yang luas dan hanya ditumbuhi rumput


Tanah larangan berarti tanah yang tidak boleh digarap atau dikerjakan oleh masyarakat karena digunakan sebagai kuburan, cagar alam, dan sebagainya


Tanah ledok berarti dataran rendah


Tanah ledok berarti tanah yang dalam dan bulat bentuknya

Tanah leluhur berarti negeri asal pendatang. Tanah leluhur juga berarti negeri nenek moyang


Tanah lembut berarti tanah gembur dan halus, tanpa ada kemungkinan untuk menjadi keras


Tanah perponding berarti tanah milik yang turun-temurun bagi orang indonesia


Tanah persil berarti tanah sewa (lamanya 75 tahun)


Tanah pusaka berarti tanah yang menjadi milik turun-temurun dari nenek moyang


Tanah puso berarti tanah lantar


Tanah rantau berarti tanah tempat merantau


Tanah raya berarti benua


Tanah regosol berarti tanah yang berasal dari endapan batuan gunung berapi


Tanah seberang berarti daerah di luar pulau jawa


Tanah seberang berarti daerah malaka (dilihat dari sumatra)

Tanah seberang berarti luar negeri

Tanah semenanjung berarti jazirah


Tanah siaran berarti keadaan yang ternyata cocok antara pengirim dan penerima dalam bentuk tanda atau kode secara elektris


Tanah suci berarti daerah atau negara yang dianggap suci oleh para penganut agama (seperti mekah dan medinah bagi umat islam atau palestina bagi umat kristen)


Tanah suku berarti tanah yang menjadi milik segenap kaum (suku)


Tanah talau berarti tanah yang berasal dari warisan (di minahasa)


Tanah tegalan berarti tanah yang luas dan rata yang ditanami palawija dan sebagainya dengan tidak menggunakan sistem irigrasi, tetapi bergantung pada hujan. Tanah tegalan juga berarti ladang. Tanah tegalan juga berarti huma


Tanah tegar berarti tanah keras dan kering


Tanah tersirah berarti tanah tersirat


Tanah tersirat berarti kubur. Tanah tersirat juga berarti makam


Tanah tinggal berarti tanah yang ditanami dan didiami


Tanah tinggi berarti tanah dengan posisi lebih tinggi daripada sekitarnya


Tanah titisan berarti tanah yang hasilnya untuk kas desa


Tanah tumpah darah berarti tanah tempat kelahiran. Tanah tumpah darah juga berarti kampung halaman


Tanah ulayah berarti tanah hutan yang sudah menjadi milik orang, tetapi belum diusahakan


Tanah uruk berarti tanah untuk menguruk atau menimbun lubang (pada tanah rendah, sawah, dan sebagainya) supaya rata


Tanah usaha berarti tanah milik swasta atau tanah pemerintah yang diusahakan orang


Tanah wakaf berarti tanah yang dihibahkan untuk sesuatu yang berguna bagi umum (masjid, madrasah, rumah sakit, dan sebagainya)


Tanah warisan berarti tanah pusaka peninggalan yang peruntukannya sudah ditentukan bagi tiap-tiap waris


Tanah yasan berarti tanah milik perorangan menurut hukum adat


Peribahasa dengan kata tanah

Bajak selalu di tanah yang lembut berarti orang yang selalu menderita adalah orang yang lemah


Bukan tanahnya menjadi padi berarti bukan tampannya yang akan menjadi orang baik-baik


Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung berarti hendaklah mengikuti adat negeri yang didiami


Daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah berarti daripada menanggung malu lebih baik mati


Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga berarti daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati


Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua berarti budi bahasa yang baik tidak akan dilupakan orang


Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah berarti selama hidup orang harus taat pada adat kebiasaan dalam masyarakat


Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah berarti manusia itu selalu terikat oleh tata tertib masyarakat, tidak pernah bebas sama sekali


Lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai berarti lebih baik mati daripada menanggung malu


Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya berarti orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi


Mati dikandung tanah berarti mati (dipendam di dalam tanah)


Memasukkan minyak tanah berarti menghasut


Mendapati tanah terbalik berarti mendapati mayat sudah terkubur


Payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi berarti setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya


Setinggi-tinggi melambung, surutnya ke tanah juga berarti biar ke mana pun perginya, akhirnya pulang ke kampung halaman juga


Seperti belanda minta tanah, diberi kuku hendak menggarut berarti apabila seseorang diberi sedikit, ia meminta lebih banyak lagi


Seperti belanda minta tanah berarti perihal orang yang tamak, diberi sedikit hendak banyak, diberi banyak hendak semuanya


Tanah lembah kandungan air, kayu bengkok titian kera berarti kejahatan tidak terjadi kalau tidak disebabkan oleh keadaan lain


Tertangkup sama termakan tanah, telentang sama terminum air berarti sama-sama dalam suka dan duka


Tertelentang berisi air, tertiarap berisi tanah berarti perihal orang yang terlalu miskin (lemah), tiada berdaya


Tertelentang sama terminum air, tertelungkup sama termakan tanah berarti seia sekata. Tertelentang sama terminum air, tertelungkup sama termakan tanah juga berarti sama-sama merasakan keberuntungan atau kerugian


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari istilah tanah hidup menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih