Arti Istilah Uang Makan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Rabu 18 September 2019 oleh Staf


Uang makan memiliki 1 arti. Uang makan berasal dari kata dasar uang.

Arti uang makan

Dasar: uang
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Uang makan berarti uang untuk biaya makan (dalam melakukan pekerjaan, tugas, dan sebagainya)
Contoh: Setiap bertugas ke luar kota ia menerima uang makan makan

Arti kata uang

Uang berarti alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu

Uang berarti harta. Uang juga berarti kekayaan
Contoh: Hidupnya seolah-olah hanya mencari uang

Uang berarti sepertiga tali (= 8? sen uang zaman hindia belanda)

Uang berarti sepertiga tali (= 8? sen uang zaman hindia belanda)

Kata dengan kata dasar uang

Keuangan berarti seluk-beluk uang. Keuangan juga berarti urusan uang


Keuangan berarti keadaan uang
Contoh: Keuangan makin baik, biayanya tidak terjangkau oleh keuanganku

Menguangi berarti memberi modal. Menguangi juga berarti memodali. Menguangi juga berarti membiayai
Contoh: Pamannyalah yang menguangi perusahaannya


Menguangkan berarti menukarkan (wesel, cek, dan sebagainya) dengan uang tunai
Contoh: Menguangkan cek di bank


Penguangan berarti proses, cara, perbuatan menguangkan


Peruangan berarti perihal yang berhubungan dengan uang. Peruangan juga berarti keadaan dan urusan uang
Contoh: Kekacauan perdagangan dan peruangan cukup merepotkan negara-negara berkembang


Istilah dengan kata dasar uang

Uang adat berarti uang untuk membayar ongkos perkara, ongkos administrasi, dan sebagainya


Uang administrasi berarti biaya untuk mengurus surat-surat dan sebagainya yang diperlukan


Uang antaran berarti uang dan sebagainya sebagai pemberian dari pihak mempelai laki-laki kepada calon mertua (untuk biaya perkawinan)


Uang asap berarti uang sebagai bantuan dari pihak mempelai laki-laki kepada calon mertua untuk menyiapkan jamuan pada acara pernikahan


Uang bandar berarti uang yang dipertaruhkan dalam perjudian
Contoh: Penjudi beserta uang bandar bandarnya dibawa polisi


Uang bangku berarti uang sumbangan sebagai pengganti biaya pembelian bangku bagi calon murid yang akan masuk ke suatu sekolah
Contoh: Uang bangku bangku harus dibayar ketika murid mendaftarkan diri


Uang belanja berarti uang yang disediakan atau dikeluarkan untuk belanja sehari-hari
Contoh: Semua gajinya diserahkan kepada istrinya sebagai uang belanja belanja selama sebulan


Uang belanja berarti gaji

Uang buta berarti gaji yang diterima oleh karyawan yang tidak aktif bekerja
Contoh: Sementara menunggu kepindahannya ia tinggal di rumah saja, makan uang buta buta


Uang dengar berarti uang yang diberikan karena turut mengetahui terjadinya transaksi


Uang duduk berarti uang yang dibayarkan sebagai imbalan kepada peserta rapat, konferensi, dan sebagainya
Contoh: Setiap kali menghadiri sidang ia menerima uang duduk duduk


Uang duka berarti uang yang diberikan kepada ahli waris orang yang meninggal
Contoh: Karyawan yang meninggal itu menerima uang duka duka dari perusahaan sebesar tiga kali gaji


Uang dukacita berarti uang duka


Uang fidusia berarti mata uang yang tidak sepenuhnya dijamin oleh logam mulia


Uang gantung berarti uang muka (panjar)


Uang gedung berarti uang sumbangan untuk pembangunan gedung sekolah, diwajibkan bagi calon murid
Contoh: Uang gedung gedung dapat diangsur enam kali, dibayarkan bersama uang sekolah


Uang giral berarti alat pembayar (penukar) dalam bentuk surat-surat berharga (seperti cek)


Uang gratifikasi berarti uang yang diberikan tanpa syarat


Uang hadiah berarti uang sewa yang diterima kembali oleh penyewa kapal karena waktu bongkar muat dapat dilaksanakan lebih cepat


Uang hangus berarti uang pemberian dari pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai wanita untuk membantu biaya perkawinan


Uang hangus berarti uang anggaran yang tersisa atau tidak habis terpakai karena melampaui batas waktu yang telah ditentukan (biasanya harus dikembalikan kepada pemerintah)

Uang hilang berarti uang yang diberikan sebagai tanda jadi suatu perjanjian sewa-menyewa dan tidak diperhitungkan dalam keseluruhan biaya sewa-menyewa


Uang insentif berarti uang perangsang


Uang jaga-jaga berarti uang yang sengaja disimpan untuk dipakai apabila diperlukan (misalnya apabila uang yang telah disediakan tidak mencukupi)


Uang jaga berarti uang yang diberikan sebagai upah berjaga atau menunggu (rumah dan sebagainya)


Uang jajan berarti uang yang diberikan (disediakan) untuk dibelanjakan sewaktu-waktu (biasanya untuk anak-anak yang belum punya penghasilan dan jumlahnya tidak terlalu besar)
Contoh: Tiap hari ia mendapat uang jajan jajan dari ibunya


Uang jalan berarti uang untuk biaya perjalanan (ongkos kendaraan, biaya menginap, makan, dan sebagainya) diberikan kepada karyawan yang bertugas ke luar kota


Uang jaminan berarti uang yang dipakai sebagai jaminan atas transaksi yang telah disepakati sampai batas waktu yang telah ditentukan (jika transaksi tidak ditepati sesuai dengan waktu yang ditentukan, uang tersebut hilang). Uang jaminan juga berarti uang tanggungan


Uang jasa berarti uang yang diberikan sebagai pembalas jasa (hadiah, uang pensiun, bonus)
Contoh: Karena sudah dua puluh tahun bekerja dengan baik, ia menerima surat penghargaan dan juga uang jasa jasa


Uang jasa berarti bunga uang
Contoh: Simpanlah uang anda di bank, anda akan mendapatkan uang jasa jasa yang lumayan besarnya

Uang jemputan berarti uang yang diberikan oleh pihak perempuan kepada pihak laki-laki sebagai permintaan akan dijadikan menantu (di minangkabau)


Uang jujur berarti uang yang diberikan pengantin laki-laki kepada calon mertua


Uang kaget berarti uang yang diperoleh secara tidak diduga sebelumnya


Uang kancing berarti uang untuk tanggungan


Uang kartal berarti uang yang berupa logam atau kertas (sebagaimana yang dipakai untuk jual beli sehari-hari)
Contoh: Memperbanyak uang giral, mengurangi uang kartal kartal


Uang karun berarti uang yang termasuk harta karun


Uang karun berarti uang yang diperoleh dengan jalan yang tidak halal

Uang kas berarti uang yang disimpan dalam kas, milik suatu perkumpulan atau instansi pemerintah


Uang kecil berarti uang yang nilainya kecil (dalam bentuk uang kertas dan uang logam) seperti uang ratusan, lima puluhan, dan dua puluh lima rupiah


Uang kelip berarti uang nikel berharga lima sen (uang pada zaman hindia belanda)


Uang kembalian berarti uang kelebihan pembayaran yang harus dikembalikan kepada pembayar


Uang keras berarti uang yang tetap mantap nilainya dalam pertukaran dengan uang lain di dunia internasional


Uang kerohiman berarti uang yang diberikan secara cuma-cuma oleh pemilik lahan kepada pemakai lahan tanpa izin. Uang kerohiman juga berarti uang ganti rugi


Uang kertas bank berarti janji yang dibuat oleh bank untuk membayar kepada seseorang, diterbitkan berdasarkan undang-undang dan berlaku sebagai alat bayar


Uang kertas berarti uang yang terbuat dari kertas (bukan logam), dikeluarkan oleh bank pemerintah


Uang ketat berarti uang yang beredarnya dibatasi oleh kebijakan bank sentral


Uang kol berarti uang pinjaman atau tagihan antar-bank dengan jangka sangat pendek (harian) yang setiap waktu dapat dibayar kembali


Uang komisi berarti uang sebagai upah menjualkan barang atau menyediakan jasa


Uang kontan berarti uang tunai


Uang kopi berarti uang lelah


Uang kuasi berarti uang yang berada di bank berupa tabungan, deposito, dan rekening dalam valuta asing


Uang kuat berarti uang dengan nilai atau daya beli yang mantap


Uang kuliah berarti uang yang dibayarkan oleh (calon) mahasiswa sebagai biaya pendidikan di perguruan tinggi
Contoh: Ada beberapa mahasiswa yang dibebaskan dari kewajiban membayar uang kuliah kuliah


Uang kunci berarti uang yang dibayarkan kepada pemilik yang rumahnya akan disewa


Uang lauk-pauk berarti uang tambahan pada gaji (biasanya anggota tentara) yang tidak mendapat ransum
Contoh: Prajurit mendapat uang lauk-pauk lauk-pauk di samping gaji bulanan


Uang lelah berarti uang yang diberikan sebagai imbalan setelah menyelesaikan suatu pekerjaan


Uang lembur berarti uang upah yang dibayarkan untuk bekerja lembur di luar jam kerja yang telah ditentukan
Contoh: Siapa yang mau bekerja sampai sore hari akan menerima uang lembur lembur


Uang lepas berarti sejumlah uang yang diberikan kepada pegawai yang diberhentikan dengan hormat dari pekerjaan atau jabatannya karena pengurangan pegawai dan sebagainya. Uang lepas juga berarti uang pesangon


Uang logam berarti uang yang dibuat dari logam (seperti emas, perak)
Contoh: Pemerintah mengeluarkan uang logam logam yang bernilai rp100,00


Uang lusuh berarti uang yang tidak layak beredar lagi karena rusak


Uang makan berarti uang untuk biaya makan (dalam melakukan pekerjaan, tugas, dan sebagainya)
Contoh: Setiap bertugas ke luar kota ia menerima uang makan makan


Uang masak berarti uang yang diberikan para penari kepada pemukul gong, pemain gendang, dan ronggeng (apabila sudah selesai pertunjukan)


Uang maya berarti uang yang disimpan dalam peranti elektronik dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran


Uang meja berarti uang ongkos perkara


Uang minum berarti uang lelah


Uang miskin berarti uang yang disediakan untuk disumbangkan kepada orang-orang miskin


Uang muka berarti uang yang dibayarkan terlebih dahulu sebagai tanda jadi pembelian dan sebagainya. Uang muka juga berarti panjar. Uang muka juga berarti persekot
Contoh: Mereka yang hendak membeli mobil harus menyerahkan uang muka muka 10%


Uang panas berarti uang pinjaman dengan bunga yang tinggi
Contoh: Uang panas panas tidak membawa berkah


Uang panas berarti uang yang diperoleh dengan mudah atau dengan jalan yang tidak sah

Uang panas berarti uang yang banyak tersedia dalam peredaran
Contoh: Pemerintah bermaksud menyedot uang panas panas yang beredar di masyarakat

Uang pangkal berarti uang yang harus dibayar dulu ketika mula-mula masuk sekolah, perkumpulan, dan sebagainya
Contoh: Sampai saat ini ia belum sanggup membayar uang pangkal pangkal anaknya


Uang pecahan berarti uang kecil. Uang pecahan juga berarti uang receh


Uang pelicin berarti uang yang diberikan secara tidak resmi kepada petugas yang berwenang untuk memperlancar urusan. Uang pelicin juga berarti uang semir
Contoh: Beri saja uang pelicin pelicin supaya urusanmu cepat selesai


Uang pelincir berarti uang pelicin


Uang pelumas berarti uang pelicin


Uang penegur berarti uang tegur


Uang penjaga berarti uang yang disimpan sebagai cadangan (persediaan)


Uang penyongsong berarti uang kelebihan pembayaran. Uang penyongsong juga berarti uang kembali


Uang perangsang berarti uang yang diberikan kepada karyawan (pegawai) di luar gaji tetap untuk merangsang produktivitas kerja


Uang pesangon berarti uang yang diberikan kepada penghuni rumah (penyewa atau pengontrak) yang disuruh pindah


Uang pesangon berarti uang yang diberikan kepada pegawai (buruh, karyawan) yang berhenti atau diberhentikan karena perusahaan (pabrik) tutup dan sebagainya. Uang pesangon juga berarti uang lepas
Contoh: Mereka yang diberhentikan mendapat uang pesangon pesangon sebesar tiga bulan gaji

Uang pintu berarti biaya yang harus dibayar oleh pengunjung rumah makan, kelab malam, dan sebagainya di luar makanan dan minuman. Uang pintu juga berarti uang masuk


Uang pokok berarti modal dasar


Uang rapel berarti uang (gaji dan sebagainya) yang diterima seseorang di belakang sekaligus dalam satu waktu tertentu


Uang receh berarti uang kecil


Uang rokok berarti uang yang diberikan sebagai persen, hadiah, balas jasa, dan sebagainya


Uang saksi berarti uang yang diberikan kepada saksi pada pengadilan untuk ongkos jalan dan sebagainya


Uang saku berarti uang yang dibawa untuk keperluan sewaktu-waktu. Uang saku juga berarti uang jajan


Uang sara berarti uang sokongan. Uang sara juga berarti uang pensiun
Contoh: Dia mendapat uang sara sara dari perusahaan


Uang sekolah berarti uang pembayaran biaya pendidikan di sekolah


Uang selawat berarti uang yang diberikan sebagai upah kepada orang yang membacakan doa (pada waktu selamatan dan sebagainya)


Uang sembah berarti uang yang diberikan oleh pihak calon mempelai laki-laki kepada calon mertua sesudah pinangan diterima


Uang semir berarti uang pelicin


Uang sen berarti mata uang senilai 1/100 rupiah (pada zaman hindia belanda)


Uang seraya berarti uang yang harus dibayar oleh penduduk untuk keperluan desa (seperti gaji kepala negeri dan juru tulis)


Uang sesai berarti uang jujur atau maskawin yang belum dibayar


Uang sidang berarti uang duduk


Uang siluman berarti uang atau biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha (perusahaan dan sebagainya) di luar biaya resmi dan biasanya bersifat rahasia
Contoh: Uang siluman siluman masih ada terus di pelabuhan itu


Uang sirih berarti uang lelah


Uang sogok berarti uang yang diberikan kepada petugas untuk menyogok agar urusan lancar dan sebagainya. Uang sogok juga berarti uang suap


Uang tanda jadi berarti uang yang dibayarkan terlebih dahulu sebagai tanda telah terjadi transaksi


Uang tanda berarti uang logam yang dengan undang-undang ditetapkan bernilai nominal lebih tinggi daripada nilai bahannya


Uang tanggungan berarti uang tanda jadi


Uang taruhan berarti uang simpanan. Uang taruhan juga berarti uang hasil bertaruh


Uang tegur berarti uang yang diberikan suami sebagai permintaan kepada istri untuk memulai bergaul secara resmi sebagai suami istri (bagi pengantin baru)


Uang tempel berarti uang sogok


Uang terjun berarti uang tambahan yang diberikan di samping gaji kepada pasukan terjun payung


Uang tiap berarti uang kunci


Uang tikaman berarti uang pasangan lotre dan sebagainya


Uang tinta berarti uang imbalan yang diberikan kepada orang yang membuatkan surat, menandatangani, dan sebagainya


Uang tolak berarti uang yang diberikan untuk melancarkan penyelesaian suatu urusan. Uang tolak juga berarti uang sogok


Uang tumpangan berarti uang yang diberikan kepada induk semang sebagai pembayar biaya menumpang
Contoh: Uang tumpangan tumpangannya naik terus setiap bulan


Uang tunai berarti uang kontan (uang kertas dan uang logam yang tersedia dan langsung dapat digunakan)


Uang tunggu berarti uang tunjangan kepada pegawai (negeri) yang sudah tidak lagi menjalankan pekerjaannya, tetapi belum diberhentikan secara resmi atau dipensiun


Uang tutup mulut berarti uang sogok agar tidak membocorkan rahasia


Uang ujian berarti uang yang dibayarkan oleh siswa atau mahasiswa untuk dapat mengikuti ujian


Uang ujian berarti uang vakasi

Uang vakasi berarti uang imbalan menguji, memeriksa kertas ujian, dan sebagainya. Uang vakasi juga berarti uang ujian


Uang-uangan berarti tiruan mata uang (dalam permainan dan sebagainya)
Contoh: Digunting-guntingnya kertas itu untuk dijadikan uang-uangan


Peribahasa dengan kata uang

Ada uang ada barang berarti jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yang lebih baik


Adat diisi, lembaga dituang berarti melakukan sesuatu menurut adat kebiasaan


Bagai melulusi baju sempit bagai terbuang ke sisiran berarti seseorang yang merasa senang karena terlepas dari kesusahan


Gajah berjuang sama gajah, pelanduk kancil mati di tengah-tengah berarti jika terjadi pertengkaran (peperangan) antara orang (negara) besar, orang kecil (negara kecil) yang celaka


Gemuk membuang lemak, cerdik membuang kawan berarti tidak mau menolong atau bergaul dengan keluarganya


Habis manis sepah dibuang berarti sesudah tidak berguna lagi, lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi dan sebagainya)


Habis manis sepah dibuang berarti mengabaikan (menyia-nyiakan) seseorang yang sudah tidak diharapkan apa-apa lagi dari dirinya

Habis pati ampas dibuang berarti sesudah tidak berguna lagi lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi)


Hidup bertimba uang berarti hidup boros (serba mewah, banyak membelanjakan uang)


Hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang berarti orang yang tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang


Hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang berarti barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang


Jika kasih akan padi, buanglah rumput berarti jika kasih kepada anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain


Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari berarti menceraikan istri tua dan mencari istri muda


Kain pendindingmiang, uang pendindingmalu berarti segala sesuatu hendaknya digunakan sebagaimana mestinya, jangan kikir


Kuah tumpah tertuang ke nasi berarti dikatakan kepada anak yang dikawinkan dengan kemenakan


Kuah tumpah tertuang ke nasi berarti sudah sewajarnya

Lengan bagai lilin dituang berarti lengan yang indah bentuknya


Mati kuang karena bunyi berarti mendapat bencana karena kesombongan (perbuatan) sendiri


Membuang bunga ke jirat berarti membuang-buang tenaga (uang, waktu, dan sebagainya) dengan sia-sia


Membuang garam ke laut berarti melakukan suatu pekerjaan yang tidak ada gunanya (seperti memberi sesuatu kepada orang kaya)


Membuang garam ke laut berarti pekerjaan yang sia-sia belaka

Pelanduk membuang kujajing berarti sesuatu yang aneh dan tidak masuk akal


Sebusuk-busuk daging dikincah dimakan juga, seharum-harum tulang dibuang berarti jika keluarga berbuat ulah akan dimarahi, tetapi setelah itu diampuni, jika orang lain berbuat salah tidak dimaafkan sedikit pun juga


Segar dipakai, layu dibuang berarti sesuatu yang dihargai hanya pada waktu baik (bagus) saja


Setali tiga uang berarti sama saja. Setali tiga uang juga berarti tidak ada bedanya


Setali tiga uang berarti sama saja

Sukar kaji pada orang alim, sukar uang pada orang kaya berarti orang pandai biasanya baru mau memutuskan suatu persoalan apabila sudah mempertimbangkan dalam-dalam. Sukar kaji pada orang alim, sukar uang pada orang kaya juga berarti orang kaya baru mau mengeluarkan uang kalau ada untungnya


Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga berarti tidak betah tinggal di perantauan. Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga juga berarti orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga


Takutkan tuma, dibuangkan kain berarti sayang akan sesuatu yang tidak berharga, tetapi dapat kerugian besar


Tali tiga lembar tak suang-suang putus berarti bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh


Tali yang tiga lembar itu tak suang-suang putus berarti bersatu teguh, bercerai runtuh


Telah dapat gading bertuah, terbuang tanduk kerbau mati berarti karena mendapat yang lebih baik, yang lama atau yang kurang baik dibuang


Tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang berarti orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari istilah uang makan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih