Arti Kata Anak Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Ahad 22 September 2019 oleh Staf


Anak memiliki 8 arti. Anak adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Anak memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga anak dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti anak

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti generasi kedua atau keturunan pertama
Contoh: Ini bukan anaknya, melainkan cucunya

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti manusia yang masih kecil
Contoh: Anak itu baru berumur enam tahun

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti binatang yang masih kecil
Contoh: Anak ayam itu berciap-ciap mencari induknya

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti pohon kecil yang tumbuh pada umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yang besar
Contoh: Anak pisang

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti orang yang berasal dari atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dan sebagainya)
Contoh: Anak jakarta, anak medan

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti orang yang termasuk dalam suatu golongan pekerjaan (keluarga dan sebagainya)
Contoh: Anak kapal, anak komidi

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti bagian yang kecil (pada suatu benda)
Contoh: Anak baju

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Anak berarti yang lebih kecil daripada yang lain
Contoh: Anak bukit

Kata dengan kata dasar anak

Anakan berarti bunga uang. Anakan juga berarti rente
Contoh: Uang simpanan itu mendapat anakan 2 % sebulan

Anakan berarti tunas yang tumbuh dari akar atau umbi

Anakan berarti siklon tropis kecil yang sering diikuti dengan gangguan yang lebih hebat

Beranak berarti mempunyai anak
Contoh: Ia sudah beranak dua orang

Beranak berarti melahirkan anak
Contoh: Istrinya baru beranak

Beranak berarti dengan anaknya
Contoh: Saudagar tiga beranak

Memperanakkan berarti melahirkan (anak)
Contoh: Siapakah yang memperanakkan engkau ini

Memperanakkan berarti menganggap sebagai anak
Contoh: Ia memperanakkan pembantunya yang setia itu

Memperanakkan berarti membungakan uang
Contoh: Sejak dulu pekerjaannya memperanakkan uang

Peranakan berarti kantong selaput dalam perut (tempat bayi). Peranakan juga berarti rahim
Contoh: Ada gejala kanker pada peranakannya

Peranakan berarti keturunan anak negeri dengan orang asing
Contoh: Cina peranakan banyak di negeri itu

Peranakan berarti yang dilahirkan di
Contoh: Tidak boleh peranakan suatu marga masuk marga lain

Istilah dengan kata dasar anak

Anak adam berarti keturunan adam. Anak adam juga berarti manusia

Anak agung berarti gelar bangsawan (golongan atau kasta ksatria)

Anak dalam berarti suku kubu

Anak daud berarti gelar untuk mesias yang dinantikan yang berasal dari keturunan raja daud

Anak rimba berarti suku kubu

Anak air berarti selokan. Anak air juga berarti sungai kecil

Anak ajaib berarti anak kecil yang sudah mampu menguasai kepandaian yang dimiliki oleh orang dewasa

Anak alang berarti anak yang ketiga

Anak ampang berarti anak haram jadah

Anak andaman berarti anak gadis yang dikurung atau dipingit beberapa waktu sebelum dinikahkan

Anak angin berarti sepoi-sepoi. Anak angin juga berarti angin yang lembut

Anak angkat berarti anak orang lain yang diambil (dipelihara) serta disahkan secara hukum sebagai anak sendiri

Anak api-api berarti korek api

Anak asuh berarti anak yang diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pada orang tuanya

Anak baju berarti baju dalam

Anak bala berarti anak yang selalu mengganggu anak orang lain

Anak balam berarti sepasang (seorang laki-laki dan perempuan). Anak balam juga berarti sejoli

Anak bangsa berarti anak negeri

Anak bangsawan berarti anak komidi

Anak bangsawan berarti anak keturunan keluarga ningrat (bangsawan, raja)

Anak bapak berarti anak yang terlalu disayangi oleh bapaknya sehingga tidak sempat bergaul dengan anak-anak yang lain

Anak batu giling berarti batu yang berbentuk silinder (gilik) untuk melumatkan lada (cabai, rempah-rempah, dan sebagainya)

Anak batu tulis berarti alat tulis untuk menulis pada batu tulis

Anak bawang berarti peserta yang tidak masuk hitungan (hanya sebagai penggenap atau ikut-ikutan saja)

Anak bawang berarti anak kecil yang masih belum mengerti apa-apa

Anak becing berarti alat musik dari sulawesi selatan, berupa batang logam seperti pendayung

Anak bedil berarti peluru

Anak berbakat berarti anak (terutama yang masih berada dalam usia sekolah) yang diperhitungkan, memiliki bakat dan kemampuan yang istimewa

Anak berkundang berarti anak yang sangat disayangi atau dimanjakan. Anak berkundang juga berarti kundangan

Anak bersagar berarti anak yang pada kuku tangannya terdapat garis hitam seperti sagar

Anak bersagar berarti anak yang selalu sakit-sakitan atau yang saudaranya selalu meninggal

Anak beru berarti keluarga yang mengambil atau menerima istri (karo)

Anak bilik berarti ruang kecil yang ditambahkan pada kamar

Anak bini berarti anak dan istri. Anak bini juga berarti keluarga

Anak bola berarti sebutan untuk pencopet

Anak buah berarti anggota kelompok (regu pasukan) yang berada di bawah seorang pemimpin

Anak bukit berarti bukit kecil

Anak bulan berarti orang yang tidak tentu tabiatnya (kadang-kadang baik, kadang-kadang buruk)

Anak buncit berarti anak bungsu

Anak bungsu berarti anak yang termuda dari satu keluarga. Anak bungsu juga berarti anak yang terakhir. Anak bungsu juga berarti anak buncit

Anak busur berarti anak panah

Anak buyung berarti perempuan bunting (untuk memperolok-olokkan)

Anak buyung berarti muncikari

Anak cabang berarti bagian dan sebagainya yang lebih kecil dari cabang. Anak cabang juga berarti ranting

Anak cabang berarti bagian dan sebagainya yang berada di bawah cabang (tentang susunan organisasi)

Anak cobek berarti penggiling pada cobek

Anak cucu berarti anak dan cucu

Anak cucu berarti keturunan

Anak dabus berarti orang yang ikut serta bermain dabus. Anak dabus juga berarti pemain dabus

Anak dacin berarti batu (besi dan sebagainya) pada timbangan dengan ketentuan berat tertentu. Anak dacin juga berarti anak timbangan

Anak dagang berarti orang perantauan. Anak dagang juga berarti anak rantau

Anak dapat berarti anak yang didapat di jalan dan sebagainya

Anak dara berarti anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin

Anak dara berarti pengantin perempuan

Anak daun berarti helaian daun atau tiap-tiap helaian daun dari daun majemuk

Anak dayung berarti orang yang mendayung. Anak dayung juga berarti pendayung

Anak didik berarti murid. Anak didik juga berarti siswa

Anak didik berarti anak yang berada dalam pembinaan (asuhan) seseorang

Anak embung berarti anak laki-laki sulung

Anak gadis berarti anak perempuan yang sudah menginjak usia remaja

Anak gahara berarti anak raja dari permaisuri

Anak gampang berarti anak sundal

Anak gaul berarti sebutan untuk anak muda yang biasa bergerombol di tempat keramaian

Anak gedongan berarti anak orang kaya (yang rumahnya gedung)
Contoh: Anak gedongan gedongan itu mau juga bermain dengan anak kampung

Anak geladak berarti anak haram

Anak geligi berarti penggulung benang yang digunakan sebagai penyusun silangan benang

Anak genta berarti bagian genta yang berfungsi sebagai pemukul genta

Anak ginjal berarti bagian ginjal yang melekat di atas ginjal. Anak ginjal juga berarti kelenjar adrenal

Anak gobek berarti pelocok kapur sirih dalam gobek. Anak gobek juga berarti alu kecil penumbuk kapur sirih dalam gobek

Anak gugur berarti bayi yang lahir (mati) sebelum genap bulannya

Anak halal berarti anak yang sah (orang tuanya menikah)

Anak haram berarti anak yang lahir dari hasil hubungan di luar ikatan pernikahan. Anak haram juga berarti anak jadah. Anak haram juga berarti anak yang kedelapan

Anak ibu berarti anak yang terlalu disayangi oleh ibu sehingga tidak sempat bergaul dengan anak-anak yang lain

Anak indang berarti pemain indang

Anak jadah berarti anak haram

Anak jalanan berarti anak yang hubungannya dengan keluarga telah terputus dan hidup di jalanan, umumnya berusia belasan tahun

Anak jalanan berarti anak yang masih tinggal bersama keluarganya, tetapi menyandarkan hidupnya di jalanan, umumnya berusia balita atau usia sekolah dasar

Anak jari berarti jari tangan

Anak jari berarti jari kelingking

Anak jawi berarti anak laki-laki yang disayangi

Anak jentera berarti jari-jari jentera

Anak judul berarti tambahan pada judul buku dan sebagainya (biasanya berupa kata-kata penjelas terhadap judul)

Anak kalimat berarti bagian kalimat (klausa) yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Anak kalimat juga berarti klausa terikat

Anak kandung berarti anak yang lahir dari kandungan sendiri. Anak kandung juga berarti anak sendiri (bukan anak tiri atau anak angkat)

Anak kapal berarti awak atau pegawai yang bertugas di kapal

Anak kati berarti anak dacin

Anak kecil berarti anak yang belum dewasa

Anak kecil berarti tidak berpengalaman

Anak kembar berarti anak (dua, tiga, atau lebih) yang lahir dari satu kandungan pada suatu kehamilan

Anak kemenakan berarti anak dari saudara (dilihat dari dirinya)

Anak kencing berarti anak haram

Anak keti berarti bola kecil terbuat dari kayu yang dipakai dalam permainan

Anak kolong berarti anak serdadu (yang lahir dan dibesarkan di tangsi pada zaman hindia belanda)

Anak kolong berarti anak tentara

Anak komidi berarti pemain komidi panggung, tonil, sandiwara. Anak komidi juga berarti anak bangsawan

Anak kuar berarti anak haram

Anak kukut berarti anak angkat yang tidak berhak menerima harta pusaka

Anak kunci berarti alat untuk membuka kunci. Anak kunci juga berarti sosi

Anak lidah berarti anak tekak

Anak limpa berarti kelenjar yang mengeluarkan empedu

Anak liplap berarti anak yang orang tuanya berlainan bangsa

Anak lombong berarti pekerja di tambang

Anak luar nikah berarti anak yang dilahirkan oleh seorang wanita di luar perkawinan yang dianggap sah menurut adat atau hukum yang berlaku

Anak luar nikah berarti anak haram

Anak lumpang berarti anak gobek

Anak mamak berarti anak pisang

Anak mampu didik berarti anak yang tingkat kemampuan inteligensinya sekitar 70–80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar

Anak mampu latih berarti anak yang kemampuan inteligensinya sekitar 25–50, hanya mungkin diberi latihan untuk menguasai keterampilan tertentu dan untuk mengurus dirinya sendiri

Anak mampu rawat berarti anak yang tingkat kemampuan inteligensinya paling tinggi 25, membutuhkan perawatan orang lain sepanjang hayatnya

Anak manusia berarti manusia sekalian

Anak manusia berarti yesus (ungkapan ini merujuk pada tokoh penyelamat di zaman yang akan datang)

Anak mas berarti anak emas

Anak mata berarti bulatan kecil di tengah-tengah bola mata

Anak meja berarti peti-peti kecil di meja (merupakan perlengkapan meja). Anak meja juga berarti laci

Anak merah berarti bayi yang baru saja dilahirkan. Anak merah juga berarti bayi merah

Anak muda berarti orang yang masih muda. Anak muda juga berarti pemuda

Anak muda berarti anak yang keenam

Anak murid berarti anak sekolah. Anak murid juga berarti siswa. Anak murid juga berarti anak didik

Anak nakal berarti anak yang karena sebab tertentu mengalami hambatan dalam perkembangan pribadi, ketakseimbangan mental, sosial, atau pendidikan sehingga muncul tingkah laku yang menyimpang, misalnya mencopet

Anak negara berarti anak yang diputuskan oleh pengadilan untuk diasuh oleh negara

Anak negeri berarti penduduk suatu negeri (daerah atau wilayah)

Anak obat berarti anak (orang) sakit yang sedang dalam perawatan dokter. Anak obat juga berarti pasien

Anak orang berarti anak orang lain (bukan sanak saudara)

Anak panah berarti senjata tajam yang berupa barang panjang, runcing pada ujungnya dan diberi bulu atau barang lain yang serupa pada pangkalnya yang berfungsi sebagai penjaga keseimbangan, dilepaskan dengan menggunakan busur

Anak pandak berarti anak yang kelima

Anak panggung berarti orang yang mencari nafkah dengan bermain dalam pertunjukan pentas (sandiwara, tonil, komidi, dan sebagainya)

Anak panjang berarti anak yang keempat

Anak pelor berarti peluru (isi bedil)

Anak penak berarti anak cucu. Anak penak juga berarti keturunan. Anak penak juga berarti anak pinak

Anak perahu berarti anak kapal

Anak perusahaan berarti perusahaan yang dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya

Anak piara berarti anak orang lain yang dipiara

Anak piatu berarti anak yang ibunya sudah meninggal. Anak piatu juga berarti anak yang sudah tidak beribu lagi. Anak piatu juga berarti anak yatim (di beberapa daerah anak yatim adalah anak yang tidak beribu lagi)

Anak pinak berarti anak cucu. Anak pinak juga berarti keturunan

Anak pinak berarti tumbuhan memanjat. Anak pinak juga berarti ventilago oblongifolia

Anak pisang berarti anak saudara laki-laki dari ibu

Anak prasekolah berarti anak yang berumur 4–5 tahun. Anak prasekolah juga berarti murid taman kanak-kanak. Anak prasekolah juga berarti anak yang berumur sebelum umur masuk sekolah dasar

Anak pungut berarti anak angkat

Anak putih berarti anak yang ketujuh

Anak ragil berarti anak bungsu

Anak rambut berarti rambut halus yang tumbuh di pelipis

Anak randai berarti pemain randai

Anak rantau berarti orang yang mencari penghidupan di negara atau daerah lain

Anak ronggeng berarti penari dalam pertunjukan ronggeng

Anak saku berarti kantong kecil pada baju

Anak sanak berarti anak kemenakan

Anak sandiwara berarti anak panggung

Anak sapihan berarti anak yang (baru) disapih

Anak sasian berarti murid. Anak sasian juga berarti pelajar. Anak sasian juga berarti orang yang berguru

Anak saudara berarti anak dari saudara

Anak sekolah berarti anak (orang) yang masih menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah. Anak sekolah juga berarti murid. Anak sekolah juga berarti siswa

Anak sipil berarti anak yang diserahkan oleh orang tuanya kepada negara

Anak sukar berarti anak yang bertingkah laku menyimpang dari norma-norma sosial (tidak dapat diatasi dengan cara-cara biasa)

Anak sulung berarti anak yang pertama (yang tertua). Anak sulung juga berarti anak embung

Anak sumbang berarti anak haram (terutama akibat dari perzinahan antara sanak saudara dekat)

Anak sumbang berarti anak yang lahir dari seorang ibu yang dilarang kawin menurut undang-undang dengan lelaki yang menghamilinya

Anak sundal berarti anak haram

Anak sundal berarti kata makian kasar

Anak sunti berarti anak perempuan yang mulai jadi gadis (perawan kecil)

Anak susuan berarti anak yang masih menyusu

Anak susuan berarti anak orang lain yang disusui

Anak tangan berarti jari tangan

Anak tangga berarti bagian tangga tempat berpijak

Anak tari berarti penari

Anak taruhan berarti anak yang sangat dicintai

Anak tekak berarti daging kecil di ujung kerongkongan. Anak tekak juga berarti anak lidah. Anak tekak juga berarti uvula

Anak timbangan berarti perangkat timbangan berupa batu timbangan dari logam dengan berbagai ukuran berat (100 gram, 500 gram, 1 kg, dst) sebagai pengukur berat barang-barang, bahan makanan kering, sayuran, buah-buahan, dan sebagainya. Anak timbangan juga berarti anak dacin

Anak tolakan berarti anak yang tidak diterima orang tua (orang tua bersikap tidak memberi kasih sayang, perhatian, dan sebagainya)

Anak tonil berarti anak komidi

Anak torak berarti perkakas tenun pemintal benang

Anak tuna berarti anak yang berkelainan. Anak tuna juga berarti anak yang cacat

Anak tunalaras berarti anak yang sangat nakal

Anak tunggal berarti anak yang hanya satu-satunya

Anak uang berarti bunga uang. Anak uang juga berarti rente

Anak wayang berarti orang yang menjadi pelaku (pemain) pada pertunjukan wayang orang atau ketoprak

Anak yatim berarti anak yang sudah tidak berbapak lagi

Anak zadah berarti anak haram. Anak zadah juga berarti anak jadah

Anak-anak berarti anak yang masih kecil (belum dewasa)

Anak-anak berarti anak buah

Anak-anakan mentimun berarti anak angkat yang dijadikan istri

Anak-anakan berarti tiruan anak (untuk mainan anak-anak). Anak-anakan juga berarti boneka
Contoh: Gadis cilik itu asyik bermain dengan anak-anakannya

Anak-beranak berarti suami, istri, dan anak-anaknya. Anak-beranak juga berarti seluruh anggota keluarga

Beranak berbiak berarti berkembang biak

Beranak bercucu berarti mempunyai anak dan cucu

Beranak bercucu berarti turun-temurun

Beranak pinak berarti mempunyai keturunan
Contoh: Kiai maja beranak pinak di minahasa

Peribahasa dengan kata anak

Anak ayam kehilangan induk berarti ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan

Anak badak dihambat-hambat berarti dengan sengaja mencari bahaya

Anak baik menantu molek berarti mendapat keuntungan yang berlipat ganda

Anak baik, menantu molek berarti sangat berbahagia

Anak dipangku dilepaskan, beruk dalam rimba disusukan disusui berarti selalu membereskan (memikirkan) urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri diabaikan

Anak orang, anak orang juga berarti seseorang yang asing bagi kita akan tetap asing juga

Anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi berarti bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan

Badak makan anak berarti ayah membuang anaknya karena takut akan musnah kebesarannya (pada raja-raja zaman dahulu)

Bagai anak sepat ketohoran berarti berbaring bermalas-malasan

Bagai anjing beranak enam berarti kurus sekali

Bagai bertanak di kuali berarti bermurah hati kepada orang lain sehingga mendatangkan kesusahan kepada diri sendiri

Belanak bermain di atas karang berarti ombak besar (sehingga ikan belanak yang biasanya senang diam dalam pasir laut, naik ke permukaan laut)

Belum beranak sudah ditimang, belum duduk sudah berlunjur berarti terlampau cepat gembira sebelum maksud tercapai

Belum beranak sudah ditimang berarti bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai

Beranak tiada berbidan berarti mendapat kesusahan (kecelakaan dan sebagainya) karena salahnya sendiri

Berlaki anak semang berarti perempuan yang buruk kelakuannya

Buaian diguncang, anak dicubit berarti perbuatan dan tutur kata yang baik untuk menutupi perbuatan atau maksud yang jahat

Di manakah berteras kayu mahang berarti jangan mengharapkan sesuatu yang mustahil

Dilihat pulut, ditanak berderai berarti apa yang kelihatan di luar (pada lahirnya) berlainan dengan keadaan sebenarnya (seperti kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)

Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalan berarti cinta kasih anak kepada ibu tidak sebanyak cinta kasih ibu kepada anak

Kasihkan anak tangan-tangankan, kasihkan bini tinggal-tinggalkan sayang di anak dibenci, sayang di negeri ditinggalkan berarti yang disayangi itu hendaknya jangan terlalu dimanjakan;

Kecil-kecil anak kalau sudah besar onak berarti anak itu selagi kecil menyenangkan hati, tetapi kalau sudah besar menyusahkan hati (karena kelakuannya dan sebagainya)

Kerbau menanduk anak berarti hanya pura-pura saja. Kerbau menanduk anak juga berarti tidak dengan sungguh-sungguh

Ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul berarti orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu

Laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan berarti orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan

Laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan berarti lebih banyak mengindahkan urusan orang lain daripada urusan sendiri

Lihat anak pandang menantu berarti segala urusan anak hendaklah ditimbang-timbang dahulu apakah hal itu akan menimbulkan keadaan yang tidak baik pada menantu sekalipun hal itu akan menguntungkan anak sendiri. Lihat anak pandang menantu juga berarti setiap pekerjaan hendaklah ditimbang-timbang, jika baik bagi diri sendiri dan baik pula bagi orang lain, pekerjaan itu baru dilakukan

Lihat anak, pandang menantu berarti pekerjaan (hal dan sebagainya) hendaklah ditimbang, di samping baik bagi diri sendiri hendaknya baik juga bagi orang lain

Malang celaka raja genggang, anak terbeli tunjang hilang berarti hal orang yang malang, waktu diperoleh maksud yang kedua, yang sudah di tangan hilang pula

Malu kalau anak harimau menjadi anak kucing kambing berarti tidak sepatutnya kalau anak orang baik-baik atau pandai menjadi jahat atau bodoh

Mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak berarti anak dan bapak wajib tolong-menolong

Menanak semua berasnya berarti memperlihatkan semua hartanya (kepandaian dan sebagainya)

Menggantang anak ayam berarti melakukan pekerjaan yang tidak mungkin atau sia-sia

Menggantang anak ayam berarti melakukan pekerjaan yang sangat sulit

Menggeriak bagai anak nangui berarti orang yang beranak banyak, tetapi malas mencari nafkah

Menumbuk di lesung, bertanak di periuk berarti adat itu berdasar pada kebiasaan yang sudah semestinya

Menumbuk di periuk, bertanak di lesung berarti melakukan sesuatu yang menyalahi kebiasaan

Nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang berarti pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri

Orang pembuat periuk, bertanak di tembikar berarti yang membuatnya sendiri biasanya tidak memakai buatannya yang baik, melainkan memakai buatannya yang buruk-buruk

Pecah anak buyung, tempayan ada berarti tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri

Pipit meminang anak enggang berarti orang miskin (berderajat rendah) meminang orang kaya (berderajat tinggi dan sebagainya)

Pukul anak sindir menantu berarti mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan itu ditujukan kepada orang lain

Pukul anak, sindir menantu berarti menyindir seseorang dengan mengata-ngatai atau memarahi orang lain

Rusak anak oleh menantu berarti orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya

Sepesan anak, anaknya beranak menggigit pula berarti cepat sekali berkembang biak (bertambah banyak)

Seperti beranak besar hidung berarti perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya

Seperti toman makan anak berarti orang yang berbuat cabul (sumbang)

Tabuhan meminang anak labah-labah berarti tidak seimbang (tentang perjodohan)

Tak ada beras yang akan ditanak berarti tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan

Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata anak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih