Arti Kata Angka Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Senin 16 September 2019 oleh Staf


Angka memiliki 3 arti. Angka adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Angka memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga angka dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Angka memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga angka dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Arti angka

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Angka berarti tanda atau lambang sebagai pengganti bilangan. Angka juga berarti nomor
Contoh: Angka 13

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Angka berarti nilai (kepandaian, prestasi, dan sebagainya)
Contoh: Angka rapornya cukup baik, petinju itu menang angka atas lawannya

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Angka berarti anggap. Angka juga berarti sangka

Kata dengan kata dasar angka

Mengangka berarti menyangka. Mengangka juga berarti menganggap. Mengangka juga berarti memikir


Mengangkakan berarti memberi angka (nomor). Mengangkakan juga berarti menandai dengan angka
Contoh: Petugas perpustakaan itu sedang mengangkakan buku


Pengangkaan berarti proses, cara, perbuatan mengangkakan. Pengangkaan juga berarti pemberian angka (nomor)


Perangkaan berarti bilangan yang merupakan catatan tentang banyaknya barang (orang, penduduk, dan sebagainya). Perangkaan juga berarti statistik


Istilah dengan kata dasar angka

Angka arab berarti angka yang berasal dari ejaan arab yang sekarang menjadi angka internasional (1, 2, 3, dst). Angka arab juga berarti angka biasa


Angka romawi berarti angka yang berasal dari zaman kerajaan romawi, seperti i, ii, iii, iv, v, vi, vii, viii, ix, x, l (= 50), c (=500), m (= 1000)


Angka akhir berarti angka penentu


Angka babak berarti angka (biji) terakhir dalam satu babak (set)


Angka barion berarti bilangan kuantum yang kekal dalam interaksi yang besarnya sama dengan jumlah barion dikurangi jumlah antibarion di dalam suatu sistem


Angka bias berarti nisbah (hasil bagi) kecepatan cahaya di dalam ruang hampa dan kecepatan cahaya di dalam sebuah zat antara (medium), dan angka ini mencirikan sifat optis bahan zat antara itu. Angka bias juga berarti indeks bias


Angka biasa berarti angka 0–9 yang digunakan untuk menyatakan suatu bilangan. Angka biasa juga berarti angka arab


Angka desimal berarti bilangan desimal


Angka dua berarti tanda kata ulang berupa angka 2 (biasanya ditulis agak ke atas dan ukurannya agak kecil) yang dapat dipakai dalam tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar, misalnya kata??, lebih??


Angka fertilitas kumulatif berarti rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu (misalnya umur 20 s.d. 24, 30 s.d. 34, atau 45 s.d. 49 tahun)


Angka fertilitas umum berarti banyaknya kelahiran selama satu tahun per 1.000 wanita yang berumur 15 s.d. 44 tahun (wanita dalam usia melahirkan)


Angka fertilitas berarti keadaan fertilitas penduduk pada satu waktu tertentu


Angka ganjil berarti angka yang tidak habis dibagi dua


Angka gasal berarti angka ganjil


Angka genap berarti angka yang habis dibagi dua


Angka halaman berarti nomor urut halaman yang terdapat pada surat, majalah, atau buku


Angka haploid berarti jumlah kromosom yang hanya terdiri atas satu bagian homolog, biasanya khas untuk sel-sel gamet


Angka indeks berarti bilangan yang menunjukkan perbedaan suatu hal pada suatu waktu sebelumnya


Angka kecermatan berarti angka yang merupakan presentasi yang diperoleh dari perbandingan antara jumlah surat yang ditemukan dan yang tidak ditemukan


Angka kelahiran berarti bilangan yang menunjukkan banyaknya bayi lahir dari tiap seribu penduduk dalam jangka satu tahun


Angka kematian anak-anak berarti bilangan yang menunjukkan jumlah kematian anak-anak umur 1 s.d. 4 tahun per seribu penduduk


Angka kematian kasar berarti bilangan yang menunjukkan jumlah kematian per seribu orang penduduk dalam satu tahun


Angka kematian neonatal berarti bilangan yang menunjukkan jumlah kematian bayi (di bawah umur 1 bulan atau 28 hari) dari setiap seribu kelahiran (bayi) hidup selama satu tahun


Angka kematian berarti bilangan yang menunjukkan jumlah orang yang meninggal pada suatu periode tertentu


Angka kunjungan berarti jumlah kontak pribadi yang dilakukan terhadap pelanggan atau calon pelanggan dalam jangka waktu tertentu


Angka pecahan berarti bilangan pecahan


Angka penuh berarti bilangan yang bukan bilangan pecahan


Angka reproduksi berarti banyaknya bayi perempuan yang akan menggantikan ibunya dalam satu generasi pada masa yang akan datang


Angka sial berarti angka yang menurut kepercayaan membawa sial (kemalangan)


Angka tanding berarti angka (nilai) terakhir dalam satu pertandingan. Angka tanding juga berarti nilai yang akan mengakhiri suatu pertandingan


Angka untung berarti angka kemenangan setelah jus


Angka urut berarti nomor yang berturut-turut, seperti 1, 2, 3, 4, dan 5


Angka utuh berarti bilangan bulat


Angka-angka berarti hitungan dengan angka. Angka-angka juga berarti bilangan


Angka-angka berarti perangkaan

Berangka-angka berarti termenung-menung memikirkan sesuatu


Berangka-angkaan berarti berangka-angka


Peribahasa dengan kata angka

Ada bangkai ada hering berarti jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yang datang


Adakah buaya menolak bangkai berarti orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan


Akik disangka batu berarti merasa terhina karena salah sangka


Amra disangka kedondong berarti sesuatu yang baik disangka buruk


Angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam berarti rahasia tidak selamanya dapat disembunyikan, akhirnya akan terbuka juga


Bagai dekan di bawah pangkal buluh berarti seseorang yang pandai menyimpan rahasia


Bagai serangkak tertimbakan berarti berjalan miring karena cacat pada tubuhnya


Bau busuk tidak berbangkai berarti celaan (fitnah dan sebagainya) yang tidak benar


Bergaduk diri, saku-saku diterbangkan angin berarti banyak membual, tetapi kantongnya kosong


Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti selalu ingat-ingat (hati-hati) dalam melakukan pekerjaan apa pun


Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti dalam berbuat sesuatu hendaklah kita mempertimbangkannya masak-masak

Berketuk di luar sangkar, bertanam di luar pagar berarti mengemukakan keterangan (keberatan dan sebagainya) sesudah diputuskan


Bersua beliung dengan sangkal berarti sesuai benar (karena sepaham dan setujuan)


Bertopang pangkal seia berarti berbantah dapat menjadi dasar mencapai persetujuan


Bulat boleh digulingkan, pipih boleh dilayangkan berarti sudah sepakat benar. Bulat boleh digulingkan, pipih boleh dilayangkan juga berarti sudah putus mufakat


Bunga dipetik perdu ditendang bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki berarti hanya mau mengambil keuntungan saja (misalnya istri dikasihi, mertua dibenci)


Buruk perahu, buruk pangkalan berarti tidak sudi lagi menginjak rumah bekas istrinya atau tempat bekerja yang telah ditinggalkan


Cangkat sama didaki, lurah sama dituruni berarti sama-sama merasakan kesusahan atau kesenangan


Dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan berarti telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)


Disangka panas sampai petang, kiranya hujan tengah hari berarti disangka akan senang atau mulia selamanya, tetapi tiba-tiba ditimpa musibah sehingga jatuh melarat


Disangka tiada akan mengaram, ombak yang kecil diabaikan berarti tiada mengindahkan bahaya yang kecil, akhirnya tertimpa bencana besar


Dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok berarti dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam


Daripada cempedak lebih baik nangka, daripada tidak, lebih baik ada berarti benda yang sedikit (kurang baik) pun jadilah daripada tidak sama sekali


Daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah berarti daripada menanggung malu lebih baik mati


Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga berarti daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati


Harimau mengaum takkan menangkap berarti orang yang mengancam dan sebagainya dengan perkataan keras, biasanya tidak sampai berbuat apa-apa


Harum menghilangkan bau berarti keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik


Hati bak serangkak dibungkus berarti orang yang sangat berharap akan mendapat sesuatu yang diingininya


Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai berarti orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang rajin belajar akan menjadi pandai


Hulu malang pangkal celaka berarti asal suatu kecelakaan


Intan disangka batu kelikir berarti tidak pandai menghargai sesuatu. Intan disangka batu kelikir juga berarti tidak mengetahui harga (nilai) sesuatu dengan sebenarnya


Jika langkah sudah terlangkahkan, berpantang dihela surut berarti suatu pekerjaan yang telah dimulai dengan saksama, sekali-kali jangan dihentikan sebelum tujuan tercapai


Jika tak lalu dandang di air, di gurun dirangkakkan ditanjakkan berarti menggunakan segala daya upaya untuk mencapai maksud


Kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya berarti lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil


Kemiri jatuh ke pangkalnya berarti beroleh tempat yang pantas. Kemiri jatuh ke pangkalnya juga berarti kembali ke tempat asalnya


Kita di pangkal merawal dia di ujung merawal berarti tanggungan kita lebih berat daripada tanggungannya


Langkas buah pepaya berarti hal yang tidak mungkin. Langkas buah pepaya juga berarti mustahil


Lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai berarti lebih baik mati daripada menanggung malu


Melangkahi ular berarti melakukan sesuatu yang berbahaya


Mencencangkan lading patah berarti membanggakan sesuatu yang tidak ada harganya sama sekali


Menebang menuju pangkal, melanting menuju tampuk berarti setiap tindakan yang dilakukan harus ada maksud dan tujuannya


Mengalangkan leher, minta disembelih berarti mengharapkan kesusahan (kecelakaan)


Menjangkau sehabis tangan berarti berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai maksud


Menjemur bangkai ke atas bukit berarti memperlihatkan cela (aib, cacat) sendiri


Menjunjung sangkak ayam berarti mendapat malu besar


Pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan berarti memeriksa dengan teliti


Panjang langkah singkat permintaan berarti sampai ajalnya


Pecak boleh dilayangkan, bulat boleh digulingkan, batu segiling pecak setepik berarti sudah mendapat kata sepakat untuk melaksanakan suatu pekerjaan


Rendah bilang-bilang disuruki, tinggi kayu ara dilangkahi berarti berbuat sesuatu atau menghadapi seseorang hendaklah menurut patutnya


Rentak sedegam, langkah sepijak berarti seia sekata. Rentak sedegam, langkah sepijak juga berarti mufakat


Satu sangkar dua burung berarti dua orang perempuan sama-sama menghendaki seorang laki-laki


Sedangkan bah kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang berarti sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur


Selangkas betik berbuah berarti waktu yang singkat


Seorang makan nangka, semua kena getahnya berarti seorang yang berbuat kesalahan demi memenuhi kesenangannya, tetapi orang lain turut menanggung akibatnya


Sesat surut, terlangkah kembali berarti memperbaiki kesalahan yang telah dibuat


Sia-sia menjaring angin, terasa ada tertangkap tidak berarti jangan mengharapkan sesuatu yang bukan-bukan supaya tidak kecewa


Seperti kedangkan dengan caping berarti orang-orang yang akrab dan suka tolong-menolong


Seperti keroncor dengan belangkas berarti sangat karib (tentang persahabatan)


Seperti menangkap ikan dalam belanga berarti sesuatu yang sudah pasti akan didapat


Seperti orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak berarti seseorang yang daif yang tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan makin susah


Seperti tikus masuk perangkap berarti orang yang sudah kehilangan akal. Seperti tikus masuk perangkap juga berarti amat gelisah


Sudah panjang langkahnya berarti sudah meninggal


Tak ada padi yang bernas setangkai berarti tidak ada satu pun yang sempurna


Takut di hantu, terpeluk ke bangkai berarti mendapat kesusahan (kecelakaan) karena takut akan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu ditakuti


Takutkan tuma, dibuangkan kain berarti sayang akan sesuatu yang tidak berharga, tetapi dapat kerugian besar


Tampuk bertangkai berarti ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat


Telur sesangkak, pecah satu pecah semua berarti bersatu hati dalam segala hal


Terbayan disangka tubuh berarti mengharapkan sesuatu yang belum pasti


Tertangkap basah berarti tertangkap ketika sedang berbuat kejahatan. Tertangkap basah juga berarti tertangkap tangan


Tertangkap di ikan kalang berarti berhadapan dengan orang pandai, kaya, berani, dan sebagainya


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata angka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih