Arti Kata Bahasa Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Rabu 18 September 2019 oleh Staf


Bahasa memiliki 4 arti. Bahasa adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Bahasa memiliki arti dalam bidang ilmu linguistik. Bahasa memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga bahasa dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Bahasa memiliki arti dalam kelas partikel yaitu kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya. Bahasa memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga bahasa dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.

Arti bahasa

Dasar: -
Bidang: linguistik
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri

Dasar: -
Bidang: linguistik
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Bahasa berarti percakapan (perkataan) yang baik. Bahasa juga berarti tingkah laku yang baik. Bahasa juga berarti sopan santun
Contoh: Baik budi bahasanya

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: -
Lain: -
Arti: Bahasa berarti kata yang digunakan untuk menghubungkan bagian ujaran
Contoh: Dia menerangkan bahasa dia berasal dari keluarga baik-baik

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: -
Lain: -
Arti: Bahasa berarti sedikit
Contoh: Angin berembus sepoi-sepoi bahasa (perlahan-lahan dan silir-semilir), rambutnya kusut-kusut bahasa (agak kusut)

Kata dengan kata dasar bahasa

Berbahasa berarti menggunakan bahasa


Berbahasa berarti sopan santun. Berbahasa juga berarti tahu adat

Kebahasaan berarti perihal bahasa


Membahasakan berarti mengungkapkan dengan perkataan. Membahasakan juga berarti menuturkan. Membahasakan juga berarti menyatakan
Contoh: Tanpa membahasakannya, orang lain tidak akan mengerti maksudnya, ia tidak mampu membahasakan kesedihan yang dialaminya


Membahasakan berarti menyebutkan dirinya
Contoh: Ia membahasakan (dirinya) adik kepadanya

Membahasakan berarti menegur (menyilakan dan sebagainya). Membahasakan juga berarti menghormat
Contoh: Sekalian yang hadir membahasakan dia duduk di kursi yang paling depan

Memperbahasakan berarti membahasakan


Istilah dengan kata dasar bahasa

Bahasa jawi berarti bahasa melayu kuno, khususnya yang ditulis dengan huruf arab


Bahasa aglutinatif berarti tipe bahasa yang pembentukan katanya melalui proses pengimbuhan pada akar kata


Bahasa akusatif berarti tipe bahasa yang mempunyai penanda eksplisit untuk objek langsung


Bahasa alamiah berarti bahasa yang mencerminkan pemakaian yang lazim tanpa harus dipelajari terlebih dahulu


Bahasa alamiah berarti bahasa dan dokumen yang diindeks. Bahasa alamiah juga berarti bahasa indeks. Bahasa alamiah juga berarti bahasa manusia

Bahasa algoritmik berarti bahasa yang dapat menyatakan secara akurat suatu prosedur atau skema perhitungan


Bahasa aljabar berarti metode konvensional dalam penulisan simbol-simbol matematis


Bahasa analitis berarti tipe bahasa yang menyatakan pelbagai segi gramatika, terutama dengan kata terpisah dan urutan kata. Bahasa analitis juga berarti bahasa isolatif


Bahasa aplikasi berarti prosedur yang dibuat untuk memecahkan masalah, menulis laporan, dan memutakhirkan berkas yang spesifik


Bahasa aplikatif berarti bahasa pemograman yang fungsi di dalamnya dapat digunakan berulang-ulang pada hasil lain tanpa menggunakan perintah tambahan


Bahasa asing berarti bahasa milik bangsa lain yang dikuasai, biasanya melalui pendidikan formal dan yang secara sosiokultural tidak dianggap sebagai bahasa sendiri


Bahasa bagongan berarti ragam bahasa jawa yang dipakai dalam lingkungan keraton di yogyakarta


Bahasa baku berarti bahasa standar


Bahasa berfleksi berarti bahasa fleksi (flektif)


Bahasa bermajas berarti bahasa yang menggunakan kata-kata yang susunan dan artinya sengaja disimpangkan dengan maksud mendapatkan kesegaran dan kekuatan ekspresi


Bahasa buatan berarti bahasa yang direka dengan tujuan khusus untuk memperbaiki komunikasi internasional


Bahasa buatan berarti sistem kode berupa lambang abstrak, seperti yang dipakai dalam pemrograman komputer

Bahasa buatan berarti bahasa yang dibuat orang untuk pemakaian tertentu, misalnya bahasa esperanto dan bahasa yang dipakai dalam logika simbolis atau penggunaan komputer

Bahasa buku berarti ragam bahasa yang dipakai dalam karangan (tertulis)


Bahasa daerah berarti bahasa yang lazim dipakai di suatu daerah. Bahasa daerah juga berarti bahasa suku bangsa, seperti bahasa batak, bahasa jawa, bahasa sunda


Bahasa dagang berarti ragam bahasa yang lazim dipakai dalam dunia perdagangan


Bahasa dalam berarti kata yang lazim dipakai di istana raja, seperti beradu, bersiram, gering, mangkat, santap


Bahasa flektif berarti bahasa yang kata-katanya mengalami perubahan bentuk sehubungan dengan perubahan jenis, subjek (pelaku), waktu, dan sebagainya


Bahasa gaul berarti dialek bahasa indonesia nonformal yang digunakan oleh komunitas tertentu atau di daerah tertentu untuk pergaulan


Bahasa gunung berarti ragam bahasa melayu yang dipakai oleh petani, orang desa, dan sebagainya


Bahasa hantu berarti bahasa (kata-kata) yang biasa digunakan oleh pawang


Bahasa hidup berarti bahasa yang masih dipakai oleh masyarakat bahasa


Bahasa ibu berarti bahasa pertama yang dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi dengan sesama anggota masyarakat bahasanya, seperti keluarga dan masyarakat lingkungannya


Bahasa induk berarti satu dari kelompok bahasa berkerabat yang menurunkan bahasa lain, misalnya bahasa latin rakyat yang dianggap menurunkan bahasa romanika, seperti bahasa prancis, italia, dan rumania


Bahasa inflektif berarti bahasa yang menggunakan perubahan bentuk kata (dalam bahasa fleksi) yang menunjukkan berbagai hubungan gramatikal (seperti deklinasi nomina, pronomina, adjektiva, dan konjugasi verba)


Bahasa inkorporatif berarti tipe bahasa yang menyatakan hubungan gramatikal dan struktur kata dengan menderetkan morfem terikat menjadi kata tunggal, misalnya bahasa eskimo


Bahasa isolatif berarti bahasa analitis


Bahasa isyarat berarti bahasa yang tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dalam sistem perlambangannya


Bahasa isyarat berarti bahasa yang menggunakan isyarat (gerakan tangan, kepala, badan dan sebagainya), khusus diciptakan untuk tunarungu, tunawicara, tunanetra, dan sebagainya

Bahasa jurnalistik berarti bahasa pers


Bahasa kacukan berarti bahasa melayu percakapan. Bahasa kacukan juga berarti bahasa melayu pasar


Bahasa kalangan berarti bahasa (kata-kata) yang lazim dipakai dalam lingkungan pekerjaan


Bahasa kanak-kanak berarti bahasa yang digunakan pada tahap permulaan pertumbuhan bahasa yang ciri-cirinya secara khas dapat dihubungkan dengan kelompok kanak-kanak


Bahasa kasar berarti bentuk bahasa yang dianggap substandar dan rendah


Bahasa kawat berarti bahasa singkatan yang digunakan untuk pengiriman berita kawat agar menghemat biaya


Bahasa kedua berarti bahasa yang dikuasai oleh bahasawan bersama bahasa ibu pada masa awal hidupnya dan secara sosiokultural dianggap sebagai bahasa sendiri


Bahasa kentum berarti bahasa indo-eropa yang tetap mempertahankan fonem velar indo-eropa purba mslnya bahasa latin adalah bahasa kentum


Bahasa kerabat berarti bahasa yang mempunyai hubungan genealogis dengan bahasa lain


Bahasa kesat berarti penggunaan kata atau frasa di luar jangkauan makna yang biasa, misalnya penggunaan nama binatang untuk manusia dalam caci maki


Bahasa kiasan berarti penggunaan kiasan untuk meningkatkan efek pernyataan atau pemerian


Bahasa klasik berarti dialek temporal bahasa yang dianggap mewakili puncak perkembangan kebudayaan pemakainya


Bahasa klasik berarti bahasa kuno yang mempunyai kesusastraan tinggi

Bahasa komputer berarti sistem perlambangan yang biasa digunakan untuk memproses data dalam komputer


Bahasa konsonantis berarti tipe bahasa yang tidak mempunyai ciri-ciri seperti bahasa vokalis


Bahasa kuno berarti bahasa klasik


Bahasa laut berarti bahasa orang laut (pelaut)


Bahasa lingo berarti bahasa gaul yang digunakan khusus dalam berkirim pesan pendek melalui ponsel, biasanya berupa kata yang disingkat dalam penulisannya


Bahasa lisan berarti ragam bahasa yang dipakai dalam berkomunikasi secara lisan


Bahasa madya berarti bahasa purba dari kelompok dalam keluarga bahasa yang mempunyai satu bahasa purba bersama


Bahasa mati berarti bahasa yang tidak dipakai lagi dalam pemakaian sehari-hari, hanya terdapat dalam bentuk tertulis, misalnya bahasa sanskerta atau bahasa jawa kuno


Bahasa mesin berarti informasi dalam bentuk fisik yang dapat ditangani oleh komputer, seperti kode yang tepat berupa kartu keterangan pada pita kertas atau kartu, dalam bentuk elektrik atau magnetik pada pita magnetik


Bahasa modern berarti dialek temporal yang digunakan oleh manusia, yang berbeda dari bahasa klasik


Bahasa moyang berarti bahasa yang menurunkan bahasa yang sekerabat, misalnya bahasa latin merupakan bahasa moyang dari bahasa italia, prancis, portugis, rumania, dan spanyol


Bahasa nasional berarti bahasa yang menjadi bahasa standar atau lingua franca di negara yang mempunyai banyak bahasa karena perkembangan sejarah, kesepakatan bangsa, atau ketetapan perundang-undangan


Bahasa negara berarti bahasa resmi negara


Bahasa pasar berarti bahasa yang dipakai sebagai alat komunikasi dalam perdagangan oleh orang yang memiliki bahasa ibu yang berbeda-beda


Bahasa pasar berarti bahasa perantara yang terbentuk dari berbagai bahasa yang intinya berasal dari satu bahasa tertentu

Bahasa pengantar berarti bahasa yang dipakai untuk berkomunikasi dalam perundingan, pemberian pelajaran di sekolah, dan sebagainya


Bahasa perantara berarti bahasa yang dipakai untuk mengatasi ketidakpahaman dalam interaksi sosial karena pesertanya menguasai dan memahami bahasa yang berbeda


Bahasa percakapan berarti ragam bahasa yang dipakai dalam percakapan sehari-hari


Bahasa peringkat tinggi berarti bahasa yang dirancang sedemikian rupa sehingga program komputer dapat ditulis secara bebas untuk sistem komputer yang digunakan, misalnya basic, fentron, pascal


Bahasa pers berarti ragam bahasa yang digunakan oleh wartawan yang memiliki sifat khas, yaitu singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, dan menarik


Bahasa persatuan berarti bahasa yang digunakan dalam masyarakat bahasa yang mempersatukan bangsa secara politis, kultural, dan ekonomi


Bahasa program berarti metode terarah dalam penulisan sejumlah instruksi, setiap instruksi hanya mempunyai satu arti


Bahasa prokem berarti ragam bahasa dengan leksikon tertentu digunakan oleh kaum remaja (seperti kata bokap untuk bapak, sepokat untuk sepatu, dan bokin untuk bini). Bahasa prokem juga berarti bahasa sandi remaja dan kelompok tertentu


Bahasa purba berarti bahasa hipotetis yang dianggap menurunkan beberapa bahasa yang nyata-nyata ada, misalnya bahasa proto-austronesia adalah bahasa purba dari bahasa-bahasa filipina, bahasa-bahasa indonesia, bahasa-bahasa polinesia


Bahasa rakitan berarti suatu susunan yang mewakili sandi komputer yang dapat ditulis atau dibaca oleh pemrogram


Bahasa remaja berarti bahasa prokem


Bahasa resmi berarti bahasa yang digunakan dalam komunikasi resmi, seperti dalam perundang-undangan dan surat-menyurat dinas


Bahasa resmi berarti bahasa yang diakui sebagai sarana interaksi yang berhubungan dengan pelaksanaan fungsi suatu jabatan

Bahasa roh berarti karunia roh kudus untuk memuji dan menyembah Allah di dalam doa dengan bahasa, biasanya tidak dapat dipahami, baik oleh orang yang memakainya maupun oleh orang lain


Bahasa santai berarti bahasa yang digunakan dalam situasi yang bersifat pribadi dan suasana akrab


Bahasa sasaran berarti bahasa yang menjadi medium suatu amanat yang berasal dari bahasa sumber setelah melalui proses pengalihan


Bahasa sasaran berarti bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan makna lema yang terdapat dalam kamus

Bahasa satem berarti bahasa dari keluarga indo-eropa yang dalam perkembangan historisnya mengubah fonem oklusif palatal menjadi frikatif palatal atau frikatif alveolar, misalnya bahasa sanskerta


Bahasa sehari-hari berarti bahasa percakapan


Bahasa semu berarti bahasa kiasan yang menyiratkan makna tersembunyi yang digunakan dalam teks kakawin untuk memperkatakan ulah sanggama


Bahasa silih berarti bahasa yang dijadikan alternatif atau pengganti


Bahasa sintetis berarti bahasa yang hubungan sintaktisnya diungkapkan dengan infleksi dan peleburan afiks dalam akar, misalnya bahasa latin dan arab


Bahasa slang berarti ragam bahasa nonbaku, dipakai oleh kelompok sosial tertentu seperti kelompok anak-anak nakal


Bahasa sopan santun berarti ragam bahasa yang dipakai dalam situasi sosial yang mewajibkan adanya norma sopan santun


Bahasa standar berarti (ragam) bahasa yang diterima untuk dipakai dalam situasi resmi, seperti dalam perundang-undangan dan surat-menyurat resmi


Bahasa standar berarti bahasa persatuan dalam masyarakat bahasa yang mempunyai banyak bahasa. Bahasa standar juga berarti bahasa baku

Bahasa sulung berarti perkataan anak kecil ketika mulai dapat bercakap-cakap


Bahasa sumber berarti bahasa yang diterjemahkan ke dalam bahasa yang lain


Bahasa sumber berarti bahasa yang dipakai sebagai pengantar dalam pengajaran bahasa asing

Bahasa sumber berarti bahasa yang menjadi asal kata serapan

Bahasa tarzan berarti bahasa yang digunakan di antara orang-orang yang berlainan bahasanya dan tidak mudah saling mengerti, dicampuri gerak isyarat


Bahasa teknis berarti ragam bahasa, khususnya kosakata, sebagaimana yang digunakan dalam bidang khusus, misalnya bidang ekonomi


Bahasa tubuh berarti gerak-gerik tubuh dan wajah yang menunjukkan keinginan dan kepribadian seseorang


Bahasa tulis berarti ragam bahasa baku yang digunakan sebagai sarana komunikasi secara tertulis. Bahasa tulis juga berarti ragam tulis


Bahasa tutur berarti bahasa lisan


Bahasa umum berarti bagian khazanah leksikal, gramatikal, dan stilistis suatu bahasa yang dimengerti dan diterima sebagai pemakaian yang baik oleh semua orang yang mengenal bahasa itu


Bahasa visual berarti sistem komunikasi yang menggunakan lambang dan variasi warna, bentuk, gerakan, dan sebagainya yang ditampilkan dalam desain, tata letak dan pemaparan acuan kerja


Bahasa vokalis berarti tipe bahasa yang dalam fonotaktiknya mengharuskan kata-kata berakhir pada vokal, misalnya bahasa jepang


Berbahasa-bahasa berarti malu karena teramat sopan
Contoh: Jangan berbahasa-bahasa anggaplah seperti rumah sendiri


Peribahasa dengan kata bahasa

Bahasa menunjukkan bangsa berarti budi bahasa atau perangai serta tutur kata menunjukkan sifat dan tabiat seseorang (baik buruk kelakuan menunjukkan tinggi rendah asal atau keturunan)


Hoperibahasairo berarti kantor utama


Izin prinsiperibahasaank berarti izin yang diberikan dalam rangka persetujuan untuk melakukan persiapan pendirian bank umum


Koperibahasaal berarti sundulan terhadap bola (dalam sepak bola). Koperibahasaal juga berarti perbuatan mengekop bola
Contoh: Gol kedua diciptakan dengan koperibahasaal


Perbahasa berarti perbahasaan


Perbahasa berarti bentuk tidak baku dari peribahasa

Perbahasaan berarti peribahasa


Perbahasaan berarti cara berbicara

Perbahasaan berarti sopan santun

Peribahasa berarti kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan)


Peribahasa berarti ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku

Ucapan bahasa berarti ungkapan (peribahasa)


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata bahasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih