Arti Kata Bena Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Jumat 20 September 2019 oleh Staf


Bena memiliki 5 arti. Bena adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Bena memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga bena dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Bena termasuk dalam ragam bahasa klasik. Bena memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga bena dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.

Arti bena

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: klasik
Lain: -
Arti: Bena berarti ombak

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: klasik
Lain: -
Arti: Bena berarti air pasang. Bena juga berarti banjir

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: klasik
Lain: -
Arti: Bena berarti menarik untuk diperhatikan
Contoh: Cantik manis terlalu bena

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: klasik
Lain: -
Arti: Bena berarti patut diindahkan (karena penting atau luar biasa)
Contoh: Tiada berapa bena, tidak berapa luar biasa

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: klasik
Lain: -
Arti: Bena berarti acuh. Bena juga berarti peduli
Contoh: Mengambil bena (kepada), memedulikan, memperhatikan, bena, acuh tidak acuh, tidak peduli

Kata dengan kata dasar bena

Membenakan berarti memedulikan. Membenakan juga berarti memperhatikan
Contoh: Ia tidak membenakan bahaya yang mengancamnya


Perbenaan berarti perhatian
Contoh: Tiada ada perbenaannya


Peribahasa dengan kata bena

Alah limau oleh benalu berarti orang yang merugikan atau menguasai orang atau tempatnya menumpang


Bagai ilak bercerai dengan benang berarti bercerai untuk selama-lamanya (tidak akan bertemu lagi)


Hilang dicari, terapung direnangi, terbenam diselami berarti hal atau perkara yang tersembunyi, lalu diperiksa


Ibarat menegakkan benang basah berarti melakukan sesuatu yang tidak akan berhasil. Ibarat menegakkan benang basah juga berarti melakukan sesuatu yang tidak mungkin dapat dikerjakan


Lonjak bagai labu dibenam berarti orang yang sombong


Melanggar benang hitam berarti melanggar pantangan. Melanggar benang hitam juga berarti melanggar adat resam


Melanting menuju tampuk, berkata menuju benar berarti dalam rapat (perundingan), kita harus menggunakan dasar kebenaran dan kejujuran


Menegakkan benang basah berarti melakukan pekerjaan yang mustahil dapat dilaksanakan


Mengisap mencarak, mencucup benak berarti terlalu banyak mengambil keuntungan dari orang lain (mengisap darah)


Pencarak benak orang berarti orang yang suka mengambil milik orang lain dengan cara yang lalim


Sehari selembar benang, lama-lama jadi sehelai kain berarti hal perbuatan orang yang sabar dan tidak lekas putus asa, sedikit demi sedikit lama-lama berhasil juga


Sehari selembar benang, lama-lama menjadi sehelai kain berarti pekerjaan sulit yang dikerjakan dengan penuh kesabaran, lama-lama akan berhasil juga


Seidas bagai benang, sebentuk bagai cincin berarti dua orang yang sejodoh benar


Tak berkain sehelai benang berarti serba kekurangan (miskin sekali)


Tempat makan jangan dibenahi berarti kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang. Tempat makan jangan dibenahi juga berarti jangan berbuat jahat kepada orang yang berlaku baik kepada kita


Terpijak benang arang hitam tampak berarti berbuat sesuatu harus berani menanggung akibat


Tertimbun dikais, terbenam diselam berarti suatu hal (perkara) yang tersembunyi, diperiksa dan diselidiki dengan cermat


Tidak makan benang berarti tidak masuk akal. Tidak makan benang juga berarti tidak benar


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata bena menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih