Arti Kata Jual Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Ahad 22 September 2019 oleh Staf


Jual memiliki 1 arti. Jual memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga jual dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Arti jual

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Jual berarti tukar sesuatu dengan uang

Kata dengan kata dasar jual

Berjual berarti berjualan. Berjual juga berarti berdagang (sesuatu)
Contoh: Abangnya berjual rokok di tepi jalan

Berjual berarti (akan atau sudah) dijual
Contoh: Kambingnya sudah berjual

Berjualan berarti mencari nafkah dengan menjual atau memperdagangkan sesuatu. Berjualan juga berarti berdagang

Dijual berarti diberikan sesuatu kepada orang lain untuk memperoleh uang

Jualan berarti barang-barang yang dijual. Jualan juga berarti dagangan
Contoh: Pedagang kaki lima menjajakan jualannya

Jualan berarti berdagang. Jualan juga berarti berjualan sesuatu
Contoh: Dilarang jualan di halte bus

Menjual berarti memberikan sesuatu kepada orang lain untuk memperoleh uang pembayaran atau menerima uang
Contoh: Ia menjual cincinnya seharga rp350.000,00

Menjual berarti menggunakan cara-cara jahat untuk kepentingan pribadi
Contoh: Dengan cara menjual koperasi kantornya, ia berhasil meminjam uang dari bank untuk membangun rumah

Menjual berarti mengkhianati

Menjuali berarti menjual berkali-kali (karena banyak yang dijual)
Contoh: Sebelum pindah rumah, ia menjuali koran dan pakaian bekas kepada tukang loak

Menjualkan berarti menjual sesuatu milik orang lain

Penjual berarti orang yang menjual (baju, sayur, dan sebagainya)
Contoh: Penjual bangsa, pengkhianat bangsa

Penjualan berarti proses, cara, perbuatan menjual
Contoh: Penjualan barang kebuTuhan pokok lancar dan mantap

Penjualan berarti tempat menjual
Contoh: Karena spekulasi, penjualan valuta asing sangat ramai

Terjual berarti sudah dijual
Contoh: Semua dagangannya telah habis terjual dalam waktu singkat

Istilah dengan kata dasar jual

Jual akad berarti mengalihkan hak milik (misalnya tanah) dengan perjanjian bahwa pemilik yang lama dapat membelinya kembali

Jual akal berarti menjual sesuatu dengan janji boleh ditebus kembali

Jual aksi berarti memperagakan diri. Jual aksi juga berarti menyombongkan diri

Jual bicara berarti hanya bercakap saja. Jual bicara juga berarti beromong kosong tidak ada buktinya

Jual calo berarti menjual sesuatu (tanah dan sebagainya) dengan hak dapat membelinya kembali

Jual dadak berarti jual sontak

Jual diri berarti melacur

Jual dongkelan berarti jual calo

Jual fiktif berarti jual beli saham secara fiktif (tidak nyata terjadi) yang dilakukan oleh dua orang makelar (komisioner) atau lebih dengan tujuan menciptakan catatan harga tertentu (lazimnya tindakan ini dilarang oleh undang-undang ataupun peraturan bursa)

Jual gadai berarti menjual (tanah dan sebagainya) dengan pembayaran kontan dengan syarat bahwa setelah jangka waktu tertentu pemilik (penjual) berhak membelinya kembali

Jual galah berarti menghabiskan harta bendanya untuk berjudi

Jual gantung berarti penjualan bersyarat. Jual gantung juga berarti menggadaikan

Jual gigi berarti tertawa keras-keras

Jual jamu berarti berjual jamu

Jual jamu berarti jual koyok. Jual jamu juga berarti membual

Jual kecap berarti berbicara penuh puji-pujian pada diri sendiri atau barang yang dijualnya

Jual kemplangan berarti menjual tumbuh-tumbuhan dan ikan tebat secara keseluruhan, tumbuh-tumbuhannya diambil lebih dahulu, sedangkan ikannya diambil setelah tebat dikeringkan

Jual keras berarti menjual dengan cara-cara yang mencolok

Jual koyok berarti berpidato atau beromong besar tentang hal-hal yang kosong belaka

Jual kurang berarti menjual tanah dengan hak untuk dapat membelinya kembali setelah jangka waktu tertentu

Jual lagak berarti memperagakan diri (dengan penampilan atau dandanan yang berlebihan)

Jual lalu berarti menjual sesuatu (tanah, dan sebagainya) untuk selama-lamanya

Jual lelang berarti menjual barang-barang di depan orang banyak yang diselenggarakan oleh juru lelang, peminat (calon pembeli) menyebutkan harga barang dengan kesanggupannya masing-masing, sedangkan harga jual yang diputuskan ialah harga penawaran tertinggi yang diajukan oleh calon pembeli

Jual lembut berarti menjual dengan cara-cara yang halus

Jual lepas berarti menjual (tanah) secara kontan tanpa syarat apa pun

Jual luar berarti penjual produk atau jasa yang bukan berasal dari perusahaan yang merasakan produk atau jasa tersebut

Jual mahal berarti tidak mau segera mengiakan (agar tidak dianggap murahan)

Jual mata berarti melihat ke sana-sini (padahal tidak perlu)

Jual mele berarti membeli suatu barang untuk kemudian dijual lagi

Jual muka berarti memperagakan diri untuk menarik perhatian atau mencari keuntungan (misalnya mendapat pujian atau hadiah)

Jual mutlak berarti menjual sesuatu dengan tidak ada janji apa pun (tidak boleh ditebus lagi)

Jual nama berarti menggunakan nama orang lain untuk menipu dan sebagainya

Jual putus berarti menggadaikan tanah yang tidak dapat ditebus lagi karena jangka waktu penebusannya sudah lewat (kedaluwarsa)

Jual sanda berarti jual gadai

Jual sende berarti menjual tanah secara gadai selama jangka waktu sekali panen atau lebih dengan perjanjian bahwa penggadai mengerjakan tanah tersebut secara bagi hasil

Jual sontak berarti menjual suatu barang dengan berkunjung ke rumah calon pembeli secara mendadak tanpa janji untuk menawarkan sebelumnya

Jual tahunan baluran berarti penjualan tanah secara kontan dengan perjanjian bahwa sesudah panennya dipetik oleh pembeli dalam jangka waktu tertentu, tanah itu dikembalikan lagi kepada pemiliknya (penjual)

Jual tampang berarti jual lagak. Jual tampang juga berarti berlagak. Jual tampang juga berarti jual muka

Jual tandu berarti menjual tanah dengan perjanjian bahwa pemilik lama (penjual) masih tetap mengerjakan tanah itu dan dapat menikmati hasilnya selama jangka waktu tertentu

Jual titip berarti menjual barang dengan cara menitipkannya kepada penjual lain (pemilik warung, toko, dan sebagainya) dan harganya baru dibayar setelah barang laku terjual

Menjual bangsa berarti mengkhianati bangsa

Menjual diri berarti melacurkan diri

Menjual gantung berarti menggadaikan

Menjual muka berarti menjual tampang. Menjual muka juga berarti memperagakan diri untuk menarik perhatian orang

Menjual nyawa berarti bunuh diri
Contoh: Di jepang tidak sedikit orang yang menjual nyawa nyawa dari gedung bertingkat

Peribahasa dengan kata jual

Bagai galah dijual berarti sudah habis hartanya (untuk berjudi dan sebagainya)

Berani menjual, berani membeli berani pegang, berani tanggung berarti jika berani mengatakan (memerintahkan), hendaknya berani melakukan juga

Dijual sayak, dibeli tempurung berarti sama saja halnya, pekerjaan baru, tetapi tidak berbeda dari pekerjaan lama

Jual sutra beli mastuli berarti kehilangan sesuatu yang berharga mendapat pengganti yang lebih baik

Mahal dibeli, sukar dijual mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta berarti sesuatu yang sukar diperoleh

Menjual bedil kependekand lawan berarti mencelakakan diri sendiri

Menjual petai hampa berarti membual. Menjual petai hampa juga berarti beromong kosong

Telah dijual, maka dibeli berarti pikirkan masak-masak sebelum mengerjakan sesuatu

Terjual terbeli berarti apa yang disuruhkan kepada orang lain, hendaknya dapat dikerjakan sendiri juga

Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata jual menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih