Arti Kata Kara Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Ahad 22 September 2019 oleh Staf


Kara memiliki 1 arti. Kara memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga kara dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti kara

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Kara berarti tumbuhan berbuah polongan, pohonnya merambat, buahnya sepanjang 5–7 cm, lebar dan berdaging tipis, kalau sudah tua berwarna hijau keputih-putihan. Kara juga berarti dolichos lablab

Istilah dengan kata dasar kara

Kara benguk berarti tumbuhan merambat yang panjangnya mencapai 6 m, bunganya terdapat dalam satu tandan, berwarna putih atau ungu, buahnya berbentuk polong dan berbulu halus, setiap polong berisi 5–7 biji, kulit biji dapat berwarna putih, abu-abu, atau berbecak-becak, biji yang tua digunakan sebagai bahan tempe. Kara benguk juga berarti mucuna utilis


Kara kaji berarti tumbuhan memanjat yang panjangnya dapat mencapai 10 m, buahnya berbentuk polong, daun dan buah yang masih muda dimakan sebagai lalap. Kara kaji juga berarti kacang parang. Kara kaji juga berarti canavalia ensiformis


Peribahasa dengan kata kara

Belanak bermain di atas karang berarti ombak besar (sehingga ikan belanak yang biasanya senang diam dalam pasir laut, naik ke permukaan laut)


Besi baik tiada berkarat budi baik tak dilupakan berarti perbuatan yang baik selamanya terpuji


Biduk tiris menanti karam berarti sudah tidak tertolong lagi


Cekarau besar liang berarti orang yang suka menyombong atau membual


Cekarau besar liang berarti orang yang suka mencampuri urusan orang lain

Dahulu timah, sekarang besi berarti dikatakan tentang seseorang yang turun martabatnya (gengsinya atau kedudukannya). Dahulu timah, sekarang besi juga berarti orang kaya yang telah habis harta bendanya


Diam penggali berkarat, diam ubi berisi berarti pengetahuan dan sebagainya yang tidak dipakai lama-kelamaan akan hilang


Habis perkara,nasi sudah menjadi bubur berarti tidak ada gunanya dibicarakan lagi


Hangus tiada berapi, karam tiada berair berarti menderita kesusahan yang amat sangat


Karam berdua, basah seorang berarti dua orang berbuat salah, seorang saja yang kena hukum


Karam berduabasah seorang berarti dua orang berbuat salah, tetapi hanya seorang yang kena hukum


Karam sambal oleh belacan berarti mendapat kerugian karena perbuatan orang kepercayaan atau yang dikasihi


Karam tidak berair berarti mendapat bencana tanpa sebab


Limau masak sebelah, perahu karam sekerat berarti aturan (hukum dan sebagainya) yang tidak adil, membeda-bedakan golongan, kedudukan, dan sebagainya, tidak sama rata


Seperti cina karam berarti riuh rendah. Seperti cina karam juga berarti hiruk-pikuk


Telah karam maka bertimba berarti baru ingat atau menyesal sesudah menderita kemalangan


Tidak berluluk mengambil cekarau berarti mendapat untung tidak dengan bersusah payah


Tidak kekal bunga karang berarti hal kekayaan (kemuliaan, hasil, dan sebagainya) yang tidak berlangsung lama


Istilah dengan kata dasar kara

Kara benguk berarti tumbuhan merambat yang panjangnya mencapai 6 m, bunganya terdapat dalam satu tandan, berwarna putih atau ungu, buahnya berbentuk polong dan berbulu halus, setiap polong berisi 5–7 biji, kulit biji dapat berwarna putih, abu-abu, atau berbecak-becak, biji yang tua digunakan sebagai bahan tempe. Kara benguk juga berarti mucuna utilis

Kara kaji berarti tumbuhan memanjat yang panjangnya dapat mencapai 10 m, buahnya berbentuk polong, daun dan buah yang masih muda dimakan sebagai lalap. Kara kaji juga berarti kacang parang. Kara kaji juga berarti canavalia ensiformis

Peribahasa dengan kata kara

Belanak bermain di atas karang berarti ombak besar (sehingga ikan belanak yang biasanya senang diam dalam pasir laut, naik ke permukaan laut)

Besi baik tiada berkarat budi baik tak dilupakan berarti perbuatan yang baik selamanya terpuji

Biduk tiris menanti karam berarti sudah tidak tertolong lagi

Cekarau besar liang berarti orang yang suka menyombong atau membual

Cekarau besar liang berarti orang yang suka mencampuri urusan orang lain

Dahulu timah, sekarang besi berarti dikatakan tentang seseorang yang turun martabatnya (gengsinya atau kedudukannya). Dahulu timah, sekarang besi juga berarti orang kaya yang telah habis harta bendanya

Diam penggali berkarat, diam ubi berisi berarti pengetahuan dan sebagainya yang tidak dipakai lama-kelamaan akan hilang

Habis perkara,nasi sudah menjadi bubur berarti tidak ada gunanya dibicarakan lagi

Hangus tiada berapi, karam tiada berair berarti menderita kesusahan yang amat sangat

Karam berdua, basah seorang berarti dua orang berbuat salah, seorang saja yang kena hukum

Karam berduabasah seorang berarti dua orang berbuat salah, tetapi hanya seorang yang kena hukum

Karam sambal oleh belacan berarti mendapat kerugian karena perbuatan orang kepercayaan atau yang dikasihi

Karam tidak berair berarti mendapat bencana tanpa sebab

Limau masak sebelah, perahu karam sekerat berarti aturan (hukum dan sebagainya) yang tidak adil, membeda-bedakan golongan, kedudukan, dan sebagainya, tidak sama rata

Seperti cina karam berarti riuh rendah. Seperti cina karam juga berarti hiruk-pikuk

Telah karam maka bertimba berarti baru ingat atau menyesal sesudah menderita kemalangan

Tidak berluluk mengambil cekarau berarti mendapat untung tidak dengan bersusah payah

Tidak kekal bunga karang berarti hal kekayaan (kemuliaan, hasil, dan sebagainya) yang tidak berlangsung lama

Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata kara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih