Arti Kata Mengangan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Senin 16 September 2019 oleh Staf


Mengangan memiliki 2 arti. Mengangan berasal dari kata dasar angan. Mengangan memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga mengangan dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Arti mengangan

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Mengangan berarti berpikir-pikir. Mengangan juga berarti termenung-menung memikirkan sesuatu
Contoh: Daripada duduk mengangan, lebih baik kita bekerja

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Mengangan berarti melihat dengan memanjangkan leher. Mengangan juga berarti melongok

Arti kata angan

Angan berarti pikiran. Angan juga berarti ingatan

Angan berarti maksud. Angan juga berarti niat

Kata dengan kata dasar angan

Mengangan berarti berpikir-pikir. Mengangan juga berarti termenung-menung memikirkan sesuatu
Contoh: Daripada duduk mengangan, lebih baik kita bekerja


Mengangan berarti melihat dengan memanjangkan leher. Mengangan juga berarti melongok

Mengangankan berarti melukiskan dalam ingatan. Mengangankan juga berarti memikirkan. Mengangankan juga berarti mengenang-ngenangkan. Mengangankan juga berarti mencita-citakan. Mengangankan juga berarti mengingini
Contoh: Ia mengangankan gadis itu untuk dijadikan istrinya


Pengangan berarti orang yang mengangan


Istilah dengan kata dasar angan

Angan-angan berarti pikiran. Angan-angan juga berarti ingatan
Contoh: Angan-angannya ke mana-mana


Angan-angan berarti cita-cita
Contoh: Angan-angannya menjadi dokter

Angan-angan berarti maksud. Angan-angan juga berarti niat
Contoh: Sedikit pun tidak ada angan-anganku menghinakan beliau

Angan-angan berarti gambaran dalam ingatan. Angan-angan juga berarti harapan sendiri dalam ingatan. Angan-angan juga berarti khayal
Contoh: Kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan angan-angan belaka

Angan-angan berarti proses berpikir yang dipengaruhi oleh harapan-harapan terhadap kenyataan yang logis

Berangan-angan berarti mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan)
Contoh: Boleh berangan-angan asal jangan terlampau tinggi


Berangan-angan berarti mengangan. Berangan-angan juga berarti mengangan-angan

Berangan-angan berarti berniat. Berangan-angan juga berarti bermaksud
Contoh: Tiada ia berangan-angan hendak membalas dendam

Mengangan-angan berarti berpikir tentang sesuatu


Mengangan-angankan berarti mengangankan


Terangan-angan berarti terpikir. Terangan-angan juga berarti terniat


Peribahasa dengan kata angan

Anak ayam kehilangan induk berarti ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan


Angan lalu paham bertumbuk berarti menurut pikiran (dugaan dan sebagainya) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar dilaksanakan (misalnya kekurangan alat atau syarat)


Angan lalu, paham tertumbuk berarti suatu hal yang banyak halangannya meskipun tampaknya dapat dilakukan dengan mudah


Angan-angan menerawang langit berarti mencita-citakan segala sesuatu yang tinggi-tinggi


Angan-angan mengikat tubuh berarti bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan


Bagai bulan kesiangan berarti pucat dan lesu


Bagai jampuk kesiangan hari berarti kebingungan atau termenung karena kehilangan akal


Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran berarti cocok. Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran juga berarti seia sekata


Berbuat jahat jangan sekali, terbawa cemar segala ahli berarti jangan sekali-kali berbuat jahat karena nama baik keluarga akan terbawa-bawa menjadi buruk


Berebut buluh tamiang hanyut, tangan luka buluh tamiang tak dapat berarti dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya


Berkepanjangan bagai agam berarti perbuatan (perkataan) yang berlarut-larut


Bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi berarti kasih sayang tidak mungkin datang dari satu pihak


Bertepuk sebelah tangan berarti tidak bersambut dengan baik, hanya dari sebelah pihak (tentang kebaikan atau cinta kasih)


Bertepuk sebelah tangan berarti kasih sayang yang datang dari sebelah pihak

Besar berudu di kubangan, besar buaya di lautan berarti tiap-tiap orang besar berkuasa di tempat atau di lingkungan masing-masing


Biar berputih tulang, jangan berputih mata lebih baik berputih tulang daripada berputih mata berarti lebih baik mati daripada menanggung malu


Biar putih tulang, jangan putih mata berarti lebih baik mati daripada mendapat malu


Biar singit jangan tertiarap berarti jika mendapat kerugian (kesusahan dan sebagainya), hendaklah diikhtiarkan agar tidak terlalu rugi dan sebagainya. Biar singit jangan tertiarap juga berarti tidak apa-apa rugi sedikit, asal jangan habis sama sekali (hartanya)


Biar sipi asal jangan sesat berarti jika telah menderita kerugian (kekalahan, kesusahan, dan sebagainya) hendaknya diusahakan supaya jangan terlampau menderita. Biar sipi asal jangan sesat juga berarti biar rugi sedikit, asal jangan rugi banyak


Biar tersengat, jangan tiarap berarti hendaklah diusahakan supaya jangan telanjur merugi dan sebagainya


Biar titik jangan tumpah berarti biar rugi sedikit asal jangan rugi banyak


Buta kehilangan berarti dalam keadaan yang sangat sulit


Dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan berarti telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)


Hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan berarti tidak mau kalah dengan orang lain


Hilang di mata di hati jangan berarti biarpun telah pergi jauh, jangan melupakan orang yang ditinggalkan


Ikan biar dapat, serampang jangan pokah berarti maksud sampai, perkakas tidak rusak


Ikan biar dapat, serampang jangan pukah berarti biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yang merugikan


Jadi mata telinga jadi kaki tangan berarti seseorang yang menjadi harapan atau kepercayaan, yang selalu memberi pertolongan


Jangan dilepaskan tangan kanan, sebelum tangan kiri berpegang berarti jangan melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yang baru


Jangan diperlebar timba ke perigi, kalau tak putus, genting berarti jangan diulang-ulang perbuatan yang jahat, lambat laun akan mendapat bencana jua


Jangan diperlelarkan timba perigi, kalau tak putus genting berarti kejahatan itu jika diulang-ulang akhirnya mencelakakan juga


Jangan ditentang matahari condong, takut terturut jalan tak berintis berarti hendaklah kita selalu ingat dan cermat, jangan teperdaya atau tergoda akan sesuatu yang elok, tetapi mungkin mendatangkan bahaya


Jauh di mata di hati jangan berarti biarpun tempat berjauhan, jangan lupa-melupakan


Jika takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai berarti kalau takut mendapat kesusahan, jangan mengerjakan hal-hal yang berbahaya


Kalau kena tampar, biar dengan tangan yang pakai cincin, kalau kena tendang, biar dengan kaki yang pakai kasut berarti jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik daripada oleh perempuan jalang


Kalau menampi jangan tumpah padinya berarti mengerjakan sesuatu dengan sebaik-baiknya


Kalau takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai berarti kalau takut akan akibatnya, jangan melakukan pekerjaan itu


Kasihkan anak tangan-tangankan, kasihkan bini tinggal-tinggalkan sayang di anak dibenci, sayang di negeri ditinggalkan berarti yang disayangi itu hendaknya jangan terlalu dimanjakan;


Kecil tapak tangan, nyiru ditadahkan berarti ingin mendapat sebanyak-banyaknya


Lagi ada jangan dimakan, sudah habis baru dimakan berarti sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu


Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan berarti suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya


Lempar batu sembunyi tangan berarti melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu


Lempar batu sembunyi tangan berarti berbuat kurang baik kepada orang, lalu berpura-pura tidak tahu

Manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan berarti segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak


Mara jangan dipukat, rezeki jangan ditolak berarti jangan mencari-cari bahaya atau kecelakaan


Mendapat sama berlaba, kehilangan sama merugi berarti suka duka sama-sama dipikul


Menjangkau sehabis tangan berarti berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai maksud


Mulut manis jangan percaya, lepas dari tangan jangan diharap berarti jangan percaya kepada orang yang manis perkataannya, barang atau uang yang dipinjamkan kepada orang yang bersifat demikian, tidak dapat diharapkan kembali lagi


Mulut telanjur terdorong emas tantangannya padahannya berarti perkataan (janji) yang sudah diucapkan harus ditepati


Murah di mulut, mahal di timbangan berarti banyak janji, tetapi janji itu tidak ditepati


Musuh jangan dicari-cari, bersua jangan dielakkan berarti jangan dicari-cari permusuhan itu, tetapi jika ia datang jangan pula berasa takut


Ombak yang kecil jangan diabaikan berarti perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga


Orang timpang jangan dicacat, ingat-ingat hari belakang berarti kecelakaan yang menimpa seseorang jangan terlalu dibicarakan karena boleh jadi kita mengalami hal yang sama di kemudian hari


Pejatian awak, kepantangan orang berarti berselisih pendapat dengan orang banyak


Pelepah bawah luruh, pelepah atas jangan gelak berarti ingatlah bahwa sekalian yang hidup akan mati


Pengayuh sama di tangan, perahu sama di air berarti tidak perlu takut-takut (rendah diri) karena sama kekuatannya


Perahu sudah di tangan, perahu sudah di air berarti sudah siap sedia segala keperluan untuk melakukan suatu pekerjaan


Samun sakar berdarah tangan berarti setiap perkara baru boleh diputuskan sesudah cukup bukti dan keterangan


Semut dipijak tidak mati, gajah diarung bergelimpangan semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga berarti perihal cara berjalan seorang perempuan yang baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)


Setapak jangan lalu, setapak jangan surut berarti pendirian harus kuat


Setinggi-tinggi bangau terbang, surutnya ke kubangan berarti sejauh-jauh orang merantau, akhirnya kembali ke tempat asalnya (kampung halamannya) juga


Siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga berarti siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya


Seperti belanda kesiangan berarti orang yang meniru-niru sikap belanda (pada zaman penjajahan)


Seperti air basuh tangan berarti sesuatu yang mudah didapat


Seperti bulan kesiangan berarti muka yang sangat pucat


Seperti kapak naik pemidangan peminangan berarti tidak pada tempatnya


Seperti kapak naik pemidangan peminangan berarti kurang cukup alat atau kepandaiannya dalam mengerjakan sesuatu

Seperti lampu kekurangan minyak berarti perihal seseorang yang hidup nya sangat melarat. Seperti lampu kekurangan minyak juga berarti perihal seseorang yang penyakitnya sudah sangat parah (sudah hampir mati)


Seperti pikat kehilangan mata berarti bingung tidak keruan. Seperti pikat kehilangan mata juga berarti kehilangan akal


Sudah genap bilangannya berarti sudah sampai ajalnya


Tali jangan putus, kaitan jangan rekah berarti perkara harus diputus seadil-adilnya agar kedua belah pihak yang beperkara sama-sama senang


Tangan kanan jangan percaya akan tangan kiri berarti jangan selamanya percaya begitu saja kepada sahabat karena kerap kali sahabat juga yang mencelakakan kita


Tangan mencencang memetik, menetak bahu memikul berarti siapa yang salah harus menanggung hukuman


Tangan mencencang bahu memikul berarti siapa yang bersalah harus dihukum. Tangan mencencang bahu memikul juga berarti perbuatan jahat harus diberi hukuman yang setimpal


Tangan mencencang bahu memikul berarti siapa bersalah harus berani menerima hukuman. Tangan mencencang bahu memikul juga berarti siapa yang berbuat harus berani bertanggung jawab

Tangan menetak mencencang bahu memikul berarti harus berani menanggung kesalahan yang telah diperbuat


Tangan menggenggam tangan berarti sangat kikir


Tempat makan jangan dibenahi berarti kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang. Tempat makan jangan dibenahi juga berarti jangan berbuat jahat kepada orang yang berlaku baik kepada kita


Terikat kaki tangan berarti tidak bebas (berkuasa) lagi


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata mengangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih