Arti Kata Mengetuai Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Jumat 20 September 2019 oleh Staf


Mengetuai memiliki 1 arti. Mengetuai berasal dari kata dasar tua. Mengetuai memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga mengetuai dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Arti mengetuai

Dasar: tua
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Mengetuai berarti menjadi ketua. Mengetuai juga berarti mengepalai. Mengetuai juga berarti memimpin (rapat, perkumpulan, dan sebagainya)
Contoh: Pak lurah mengetuai rapat pembangunan desa

Arti kata tua

Tua berarti sudah lama hidup. Tua juga berarti lanjut usia (tidak muda lagi)
Contoh: Ia lebih tua dua tahun daripada saya, neneknya sudah tua, pada hari (masa) tuanya, pada masa (ketika) tua

Tua berarti sudah lama (lawan baru). Tua juga berarti sudah termasuk dalam waktu yang lampau. Tua juga berarti kuno
Contoh: Barang-barang tua, barang-barang bekas (sudah tidak dipakai), besi tua, 1 besi yang sudah lama (besi bekas), 2 besi yang mempunyai tuah atau khasiat, harta tua, harta yang turun-temurun, harta pusaka, paham tua, paham lama, rumahnya sudah tua, lagi jauh dari jalan besar

Tua berarti sudah masak atau sampai waktunya untuk dipetik (tentang buah-buahan dan sebagainya)
Contoh: Buah ini belum tua, janganlah dipetik jambu itu, karena belum cukup tua, padinya sudah tua

Tua berarti sudah mendidih atau sudah masak benar (tentang air, minyak, dan sebagainya)
Contoh: Biarkan minyak itu tua dahulu baru masukkan ikan ke dalamnya, bubur ini belum sampai tuanya

Tua berarti kehitam-hitaman atau sangat (tentang warna)
Contoh: Biru tua, cokelat tua, hijau tua, merah tua, warna tua, warna yang tidak cerah

Tua berarti tinggi mutunya, jadi banyak tulennya (tentang emas)

Tua berarti pemimpin (yang dipandang tua, berpengetahuan, dan berpengalaman). Tua juga berarti kepala

Kata dengan kata dasar tua

Berketua berarti ada ketuanya. Berketua juga berarti mempunyai ketua


Berketuakan berarti mempunyai ketua


Ketuaan berarti terlalu tua
Contoh: Dia ketuaan untuk diterima menjadi pegawai negeri


Ketuaan berarti perihal tua (sudah berumur)
Contoh: Puri yang didirikan pada tahun 1932 itu, tampak benar ketuaannya

Mengetuai berarti menjadi ketua. Mengetuai juga berarti mengepalai. Mengetuai juga berarti memimpin (rapat, perkumpulan, dan sebagainya)
Contoh: Pak lurah mengetuai rapat pembangunan desa


Menua berarti menjadi tua
Contoh: Ibu kelihatan menua setelah ditinggalkan anak kesayangannya


Menuakan berarti menjadikan lebih tua
Contoh: Di kampung orang-orang menuakan pamanku


Pengetua berarti orang yang dipertua (pemimpin, kepala, dan sebagainya)


Pengetua berarti penghulu yang tertua

Penuaan berarti proses, cara, perbuatan menjadi tua
Contoh: Gudang yang bersejarah itu saat ini mulai banyak mengalami kerusakan karena penuaan


Penuaan berarti proses kemunduran fungsi tubuh yang tidak terelakkan sejalan dengan peningkatan usia

Tertua berarti yang paling tua


Tertua berarti sulung
Contoh: Saya adalah anak laki-laki yang tertua

Tetua berarti tua-tua
Contoh: Sekarang ada obat kosmetik untuk menghilangkan tetua


Tetua berarti orang tua (tokoh)
Contoh: Pada zaman dahulu para tetua keberatan kalau seorang santri dapat berbahasa belanda

Tetua berarti generasi yang terlibat dalam pembuahan yang menghasilkan hibrida

Istilah dengan kata dasar tua

Bertua-tua berarti bertua-tuaan


Bertua-tua berarti bersuami istri hingga sama-sama tua

Bertua-tuaan berarti berturut-turut menurut umur


Ketua-tuaan berarti seperti orang tua
Contoh: Dia bercakap-cakap dengan gaya ketua-tuaan


Tua bangka berarti tua sekali


Tua bengkok berarti tua bangka


Tua dagang berarti kepala pedagang


Tua kampung berarti kepala kampung. Tua kampung juga berarti lurah


Tua kejemur berarti orang tua yang tidak mengenal sopan santun


Tua leler berarti tua renta


Tua lontok berarti tua sekali. Tua lontok juga berarti sangat tua


Tua renta berarti tua sekali dan sudah tidak bergigi dan bertenaga lagi


Tua rumah berarti kepala keluarga (yang berkuasa di rumah)


Tua suntuk berarti tua sekali


Tua-tua berarti tua-tua
Contoh: Siapa tua-tua mereka?


Tua-tua berarti bintik-bintik hitam di muka (di pipi). Tua-tua juga berarti tetua
Contoh: Bedak untuk menghilangkan tua-tua

Tua-tua berarti sudah tua, tetapi ...
Contoh: Tua-tua masih giat bekerja

Peribahasa dengan kata tua

Seperti disalak anjing bertuah berarti tidak dapat bertangguh lagi


Bagaimana ditanam, begitulah dituai berarti seseorang akan mendapat balasan seperti yang diperbuatnya


Berlayar bernakhoda, berjalan dengan yang tua berarti setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yang ahli atau yang berpengalaman


Gayung tua, gayung memutus berarti perkataan orang tua-tua biasanya benar


Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa sudah tua terubah tidak berarti segala sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dari kecil sukar untuk mengubahnya


Kuah tumpah tertuang ke nasi berarti dikatakan kepada anak yang dikawinkan dengan kemenakan


Kuah tumpah tertuang ke nasi berarti sudah sewajarnya

Lengan bagai lilin dituang berarti lengan yang indah bentuknya


Mengajar orang tua makan dadih berarti mengajar orang yang lebih pandai


Orang tua diajar makan pisang berarti orang yang sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari


Senjata makan tuan berarti sesuatu yang direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri


Sesal dahulu yang bertuah, sesal kemudian yang celaka berarti setiap perbuatan hendaklah ditimbang masak-masak agar tidak menyesal


Sudah dapat gading bertuah, tanduk tiada berguna lagi berarti setelah mendapatkan yang lebih baik, yang kurang baik ditinggalkan


Tak tentu hilirnya, tidak berketentuan hulu hilirnya berarti tidak tentu maksud dan tujuannya


Telah dapat gading bertuah, terbuang tanduk kerbau mati berarti karena mendapat yang lebih baik, yang lama atau yang kurang baik dibuang


Tiada berketentuan hulu hilirnya berarti tidak tentu maksud dan tujuannya


Tua-tua keladi kelapa berarti dikatakan kepada orang yang makin tua makin baik atau makin buruk (kelakuannya)


Tua-tua keladi kelapa berarti dikatakan kepada orang yang makin tua makin baik atau makin buruk (kelakuannya)

Tuah anjing, celaka kuda berarti nasib manusia tidak sama, ada yang beruntung dan ada pula yang celaka (tidak beruntung)


Tuah ayam boleh dilihat, tuah manusia siapa tahu berarti tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang


Tuah melambung tinggi, celaka menimpa, celaka sebesar gunung berarti berilmu tinggi, tetapi tidak mempunyai pekerjaan yang tetap sehingga hidupnya selalu susah juga


Tuak terbeli, tunjang hilang berarti mendapat celaka (kekecewaan dan sebagainya)


Tuak terbeli, tunjang hilang berarti mendapat celaka (kekecewaan dan sebagainya)

Untung ada tuah tiada berarti ada kekayaan, tetapi tidak bahagia hidupnya. Untung ada tuah tiada juga berarti murah rezekinya, tetapi selalu habis saja


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata mengetuai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih