Arti Kata Patah Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Rabu 18 September 2019 oleh Staf


Patah memiliki 3 arti. Patah adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Arti dari patah dapat masuk ke dalam jenis kiasan sehingga penggunaan patah dapat bukan dalam arti yang sebenarnya. Patah memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga patah dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Patah memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga patah dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti patah

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: -
Lain: -
Arti: Patah berarti putus tentang barang yang keras atau kaku (biasanya tidak sampai bercerai atau lepas sama sekali)
Contoh: Dahan itu patah terkulai

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: kiasan
Kelas: adjektiva
Ragam: -
Lain: -
Arti: Patah berarti terhenti, tidak dapat berlanjut lagi

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Patah berarti penggolong bilangan kata
Contoh: Dua patah kata

Kata dengan kata dasar patah

Mematahkan berarti menjadikan (membuat dan sebagainya) patah
Contoh: Mematahkan dahan tempat berpijak


Mematahkan berarti menghilangkan (semangat keberanian dan sebagainya)
Contoh: Pemerintah kolonial berusaha mematahkan semangat nasional bangsa itu

Mematahkan berarti menggagalkan atau mengalahkan (serangan, musuh, dan sebagainya)
Contoh: Dengan gagah berani tentara kita dapat mematahkan serangan musuh

Mematahkan berarti menyela
Contoh: Mematahkan perkataan orang

Patahan berarti bagian yang patah (putus). Patahan juga berarti potongan. Patahan juga berarti barang yang patah


Pematah berarti orang yang mematahkan


Pematah berarti alat untuk mematahkan

Pematah berarti bentuk tidak baku dari pepatah

Pematahan berarti proses, cara, perbuatan mematahkan


Istilah dengan kata dasar patah

Mematah-matah berarti menarik-narik dan melipat-lipat jari hingga berbunyi


Patah arang berarti sudah putus sama sekali. Patah arang juga berarti tidak dapat didamaikan lagi (tentang persahabatan, percintaan, dan sebagainya)


Patah hati berarti cabar hati. Patah hati juga berarti hilang keberanian


Patah hati berarti hilang kemauan. Patah hati juga berarti tidak mau berusaha (berkumpul) lagi

Patah hati berarti kecewa karena putus percintaan. Patah hati juga berarti kecewa karena harapannya gagal

Patah kemudi berarti tumbuhan yang dapat dibuat obat. Patah kemudi juga berarti senecio sonchifolius


Patah lidah berarti tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan baik. Patah lidah juga berarti tidak fasih


Patah lidah berarti tidak dapat mengatakan sesuatu karena merasa berutang budi dan sebagainya. Patah lidah juga berarti gugup

Patah mayang berarti ikal mengombak (tentang rambut)


Patah pucuk berarti tidak selesai (tentang suatu usaha atau pekerjaan)


Patah selera berarti tidak ingin lagi (makan, minum, dan sebagainya). Patah selera juga berarti hilang nafsu


Patah semangat berarti putus asa. Patah semangat juga berarti hilang kegairahan (bekerja dan sebagainya)


Patah siku berarti sudut siku-siku


Patah siku berarti tidak dapat menolak permintaan orang (karena sudah berutang budi dan sebagainya). Patah siku juga berarti tidak dapat melawan (membantah dan sebagainya) lagi. Patah siku juga berarti tidak berdaya lagi

Patah tulang berarti tulangnya patah


Patah tulang berarti tidak dapat menolak permintaan orang lagi

Patah tulang berarti pohon yang daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pada ujung cabang yang masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit. Patah tulang juga berarti euphorbia tirucalli

Peribahasa dengan kata patah

Akal akar berpulas tak patah berarti orang yang sudah pandai tidak mudah kalah dalam perbantahan


Antan patah lesung hilang berarti tertimpa berbagai musibah (kecelakaan, kesusahan)


Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti selalu ingat-ingat (hati-hati) dalam melakukan pekerjaan apa pun

Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti dalam berbuat sesuatu hendaklah kita mempertimbangkannya masak-masak

Berselubung sama bungkuk, melompat sama patah berarti (persahabatan yang) seia sekata, sehina semalu


Di mana ranting dipatah, di situ air disauk berarti setiap orang hendaklah menurut adat kebiasaan di negeri tempat tinggalnya


Enggan seribu daya, mau sepatah kata berarti kalau tidak suka (tidak mau) terhadap sesuatu biasanya banyak jawab dan alasannya


Hendak panjang terlalu patah berarti yang suka meninggikan diri akan cepat jatuh


Kerat rotan, patah arang berarti telah putus sama sekali. Kerat rotan, patah arang juga berarti tidak dapat didamaikan lagi


Laksana manau, seribu kali embat haram tak patah berarti menunjukkan sesuatu yang teguh dan kuat


Mara hinggap mara terbang, enggang lalu ranting patah berarti seseorang yang tidak berbuat suatu kesalahan, tetapi pada waktu terjadi suatu kejahatan ia yang dituduh berbuat kesalahan itu


Mencencangkan lading patah berarti membanggakan sesuatu yang tidak ada harganya sama sekali


Patah batu hatinya berarti tidak mau berusaha (bekerja) lagi


Patah kemudi dengan bamnya berarti putus harapan. Patah kemudi dengan bamnya juga berarti tidak ada harapan sama sekali


Patah kemudi dengan ebamnya berarti sudah tidak ada harapan lagi


Patah lidah alamat kalah, patah keris alamat mati berarti tidak pandai membela perkaranya (tanda akan kalah dalam berperkara)


Patah sayap bertongkat paruh berarti tidak putus-putusnya berusaha menyampaikan maksudnya


Patah selera banyak makan berarti pura-pura tidak mau, sebenarnya suka sekali


Patah tongkat berjeremang bertelekan berarti terus berusaha (tidak pernah putus asa)


Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah. Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah; siapa menyuruk, siapa bungkuk juga berarti siapa menyuruk, siapa bungkuk berarti orang yang berkeras hendak berbuat sesuatu, dialah yang harus menanggung kesukarannya (kerugiannya dan sebagainya). Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah; siapa menyuruk, siapa bungkuk juga berarti pekerjaan yang terburu-buru kelak akan merugikan juga


Sirih naik junjungan patah berarti baru hendak naik derajat kehidupannya sudah mendapat kesusahan


Yang terbujur lalu, yang terlintang patah berarti siapa yang tidak melawan akan selamat, yang menentang akan binasa (sesuatu yang harus diturut)


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata patah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih