Arti Kata Perjalanan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Ahad 22 September 2019 oleh Staf


Perjalanan memiliki 4 arti. Perjalanan berasal dari kata dasar jalan. Perjalanan adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Perjalanan memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga perjalanan dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti perjalanan

Dasar: jalan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Perjalanan berarti perihal (cara, gerakan, dan sebagainya) berjalan
Contoh: Karena kakinya cacat, perjalanannya tidak sempurna

Dasar: jalan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Perjalanan berarti kepergian (perihal bepergian) dari suatu tempat dan sebagainya ke tempat dan sebagainya yang lain
Contoh: Ia mendapat kecelakaan dalam perjalanan ke jakarta

Dasar: jalan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Perjalanan berarti jarak (jauh) yang dicapai dengan berjalan dalam waktu yang tertentu
Contoh: Jauhnya kira-kira dua jam perjalanan

Dasar: jalan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Perjalanan berarti perbuatan. Perjalanan juga berarti kelakuan. Perjalanan juga berarti tingkah laku
Contoh: Ia bertanya kepada saya bagaimana perjalanan pegawai baru itu sebelum bekerja di sini

Arti kata jalan

Jalan berarti tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan dan sebagainya)
Contoh: Mobil kami melewati jalan yang sempit dan berbelok-belok

Jalan berarti perlintasan (dari suatu tempat ke tempat lain)
Contoh: Jalan ke bandung lewat puncak selalu macet

Jalan berarti yang dilalui atau dipakai untuk keluar masuk
Contoh: Jalan masuk ke tugu monumen nasional melalui lorong di bawah tanah

Jalan berarti lintasan. Jalan juga berarti orbit (tentang benda di ruang angkasa)
Contoh: Satelit itu berputar mengelilingi bumi melalui jalannya

Jalan berarti gerak maju atau mundur (tentang kendaraan)
Contoh: Mobil itu sangat laju jalannya

Jalan berarti putaran jarum
Contoh: Arloji itu kurang baik jalannya

Jalan berarti perkembangan atau berlangsungnya (tentang perundingan, rapat, cerita, dan sebagainya) dari awal sampai akhir
Contoh: Jalan ceritanya kurang lancar

Jalan berarti cara (akal, syarat, ikhtiar, dan sebagainya) untuk melakukan (mengerjakan, mencapai, mencari) sesuatu
Contoh: Rasanya tidak ada -lain, kita harus segera mengambil keputusan

Jalan berarti kesempatan (untuk mengerjakan sesuatu)
Contoh: Tidak perlu khawatir, jalan masih terbuka untuk anda

Jalan berarti lantaran. Jalan juga berarti perantara (yang menjadi alat atau jalan penghubung)
Contoh: Segala itu sudah ditakdirkan Tuhan, kejadian itu hanya sebagai jalan

Jalan berarti berjalan
Contoh: Kita tidak boleh jalan di atas rumput taman

Jalan berarti melangkahkan kaki
Contoh: Sekali jalan, dua tiga maksud tercapai

Jalan berarti kelangsungan hidup (tentang organisasi, perkumpulan, dan sebagainya)
Contoh: Dengan begini, jalannya organisasi lebih susah

Jalan berarti dapat dipahami. Jalan juga berarti benar
Contoh: Kalimatnya sudah jalan

Kata dengan kata dasar jalan

Berjalan berarti melangkahkan kaki bergerak maju
Contoh: Anak itu belum bisa berjalan, meskipun umurnya sudah setahun lebih


Berjalan berarti bergerak maju dari suatu titik (tempat) ke titik (tempat) lain
Contoh: Matahari itu seakan-akan berjalan dari timur ke barat

Berjalan berarti menggelinding atau berputar (tentang sesuatu yang bundar seperti roda)

Berjalan berarti bepergian
Contoh: Kalau hendak berjalan jauh, persiapkan segala sesuatunya lebih dahulu

Berjalan berarti berlangsung. Berjalan juga berarti dilangsungkan (tentang perundingan, rapat, dan sebagainya)
Contoh: Perundingan utaraselatan terus berjalan meskipun ada perang dingin antara kedua belah pihak, perusahaan ini baru berjalan lima tahun

Berjalan berarti berlaku. Berjalan juga berarti ditaati (tentang peraturan, undang-undang, hukum, dan sebagainya)
Contoh: Tata tertib semacam ini masih berjalan di sekolah kami

Jalanan berarti jalan. Jalanan juga berarti lorong


Jalanan berarti berkaitan dengan sepanjang jalan (tanpa tempat yang tentu). Jalanan juga berarti bermutu rendah
Contoh: Musik jalanan, pelukis jalanan

Kesejalanan berarti pembandingan dua hal atau lebih yang menunjukkan segi-segi yang mirip


Menjalani berarti menempuh (jalan dan sebagainya). Menjalani juga berarti melalui
Contoh: Ia menjalani jarak 60 km dengan berkendaraan sepeda dalam 2 jam


Menjalani berarti melakukan atau mengalami (hukuman dan sebagainya)
Contoh: Ia telah menjalani hukumannya dengan penuh ketabahan

Menjalani berarti melalui (masa, waktu, keadaan, dan sebagainya)
Contoh: Mereka telah menjalani masa percobaan

Menjalankan berarti melakukan (tugas, kewajiban, pekerjaan)
Contoh: Tiap karyawan harus menjalankan tugas masing-masing


Menjalankan berarti membuat (menggerakkan dan sebagainya) supaya berjalan
Contoh: Masinislah yang menjalankan kereta api itu

Menjalankan berarti mengemudikan. Menjalankan juga berarti mengendarai (tentang kendaraan)
Contoh: Sopir itulah yang menjalankan truk itu dengan kecepatan tinggi

Pejalan berarti orang yang suka atau biasa berjalan


Pejalan berarti orang yang berjalan kaki

Perjalanan berarti perihal (cara, gerakan, dan sebagainya) berjalan
Contoh: Karena kakinya cacat, perjalanannya tidak sempurna


Perjalanan berarti kepergian (perihal bepergian) dari suatu tempat dan sebagainya ke tempat dan sebagainya yang lain
Contoh: Ia mendapat kecelakaan dalam perjalanan ke jakarta

Perjalanan berarti jarak (jauh) yang dicapai dengan berjalan dalam waktu yang tertentu
Contoh: Jauhnya kira-kira dua jam perjalanan

Perjalanan berarti perbuatan. Perjalanan juga berarti kelakuan. Perjalanan juga berarti tingkah laku
Contoh: Ia bertanya kepada saya bagaimana perjalanan pegawai baru itu sebelum bekerja di sini

Sejalan berarti sama jalannya (arahnya, tujuannya). Sejalan juga berarti setujuan. Sejalan juga berarti seiring setujuan (tentang pikiran, kemauan, tujuan)


Sejalan berarti sejajar (tentang garis)
Contoh: Dua garis sejalan

Istilah dengan kata dasar jalan

Berjalan-jalan berarti bersenang-senang dengan berjalan kaki (untuk melepas ketegangan otot, pikiran, dan sebagainya)
Contoh: Banyak orang berjalan-jalan pada pagi hari untuk menghirup udara segar


Jalan air internasional berarti laut, sungai, danau, kanal, atau saluran lain yang dapat dijadikan jalan dalam usaha pengangkutan antarnegara


Jalan air berarti sungai, kanal, atau saluran lain yang dapat dilayari sebagai jalan dalam usaha pengangkutan


Jalan air berarti saluran (pipa dan sebagainya) bagi aliran air

Jalan angan-angan berarti jalan pikiran


Jalan angin berarti lubang di dinding tempat angin berlalu (ke luar masuk)


Jalan arteri berarti jalan utama, dipakai untuk memperlancar perhubungan


Jalan bahasa berarti tata bahasa. Jalan bahasa juga berarti tata pemakaian bahasa


Jalan bebas hambatan berarti jalan besar yang tidak ada hambatan (misalnya tidak dihambat oleh lampu lalu lintas di perempatan). Jalan bebas hambatan juga berarti jalan tol


Jalan bebas purata berarti jarak rata-rata yang ditempuh molekul di antara dua benturan berurutan


Jalan bebas berarti jarak yang ditempuh oleh molekul gas di antara dua benturan berurutan


Jalan belakang berarti jalan untuk mencapai sesuatu yang tidak melalui saluran atau prosedur yang sebenarnya (tentang melamar pekerjaan, masuk sekolah, dan sebagainya)


Jalan bentar berarti jalan (lintas) searah, biasanya mengelilingi (mengitari) kota


Jalan besar berarti jalan yang lebar. Jalan besar juga berarti jalan raya


Jalan buntu berarti jalan yang tidak ada terusannya (buntu atau tertutup) pada ujungnya


Jalan buntu berarti masalah yang tidak dapat dipecahkan atau diteruskan hingga selesai (tentang perundingan atau rapat yang tidak mendapat persesuaian pendapat). Jalan buntu juga berarti keadaan tanpa adanya pemecahan

Jalan buntu berarti keadaan yang memaksa pihak yang bertentangan berhenti (karena mempunyai kekuatan seimbang) pada suatu titik tertentu sebab kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur

Jalan butulan berarti jalan tembus (dari samping atau dari belakang)


Jalan cepat berarti bagian atau nomor (dalam cabang olahraga atletik)
Contoh: Perlombaan jalan cepat cepat (5 km, 10 km, 20 km, 50 km) yang sebagian telapak kakinya harus menyentuh tanah


Jalan damai berarti cara yang ditempuh atau keputusan yang diambil oleh yang berselisih pendapat secara mufakat (tanpa melalui pengadilan, tanpa kekerasan)


Jalan darat berarti berjalan melalui darat (tidak naik kapal laut atau kapal terbang)


Jalan gelap berarti jalan atau cara yang sesat (yang tidak diridai allah)


Jalan hidup berarti cara menempuh (mempertahankan) kehidupan yang bertalian dengan penentuan nasib hidup


Jalan kabupaten berarti jalan yang pembinaannya dilakukan oleh pemerintah kabupaten


Jalan keluar berarti pintu keluar


Jalan keluar berarti jalan pemecahan (untuk mengatasi persoalan)

Jalan kerucut berarti jalan berbentuk kerucut yang berpagar pinggir untuk menggiring ternak masuk kandang atau ke suatu tempat


Jalan kolektor berarti jalan penghubung


Jalan kompromi berarti jalan damai


Jalan layang berarti jalan raya yang dibangun di atas tiang pancang (beberapa meter di atas jalan biasa)


Jalan lepas berarti jalan keluar (dari kesulitan dan sebagainya)


Jalan lingkar berarti jalan yang melingkari kota (menghindari pusat kota) untuk mengurangi kemacetan lalu lintas
Contoh: Di jakarta dibangun jalan lingkar lingkar yang mengelilingi kota yang panjangnya puluhan kilometer


Jalan lingkungan berarti jalan di dalam kampung


Jalan lintas pemandangan satwa liar berarti sarana jalan bagi para pengunjung kawasan konservasi untuk dapat menyaksikan atraksi satwa liar yang ada di dalam kawasan itu


Jalan lurus berarti cara yang jujur (benar, menurut peraturan)


Jalan masuk berarti jalan yang khusus dibuat untuk jalur pengangkutan menuju suatu lokasi atau tempat kerja


Jalan masuk berarti jalan (lubang) yang menghubungkan tambang bawah tanah dengan permukaan, merupakan jalan pengangkutan ataupun jalan aliran udara (ventilasi)

Jalan mati berarti jalan yang tidak dipakai lagi


Jalan memintas berarti jalan pintas


Jalan naik berarti kesempatan untuk maju


Jalan napas berarti buluh-buluh tempat napas keluar masuk paru-paru


Jalan nasional berarti jalan yang terdiri atas jalan arteri, jalan kolektor yang menghubungkan antar-ibu kota provinsi, dan jalan lain yang mempunyai nilai strategis terhadap kepentingan nasional


Jalan parkir udara berarti bagian lapangan terbang yang mendapat pengerasan lebih daripada yang biasa, tempat lalu lintas pesawat dalam mengadakan persiapan lepas landas atau setelah melakukan pendaratan


Jalan pedalaman berarti sungai, danau, kanal, atau saluran lain yang dijadikan jalan dalam usaha pengangkutan di daerah pedalaman


Jalan pendekat berarti jalan yang mungkin ditempuh untuk mencapai sasaran


Jalan pikiran berarti cara berpikir (dalam memecahkan atau mengatasi suatu persoalan)


Jalan pintas berarti jalan yang lebih dekat (untuk sampai ke tempat tujuan)


Jalan pintas berarti cara bertindak yang tidak mengikuti aturan (hukum). Jalan pintas juga berarti terobosan

Jalan protokol berarti jalan utama di kota-kota besar. Jalan protokol juga berarti jalan yang menjadi pusat keramaian lalu lintas


Jalan provinsi berarti jalan yang terdiri atas jalan kolektor yang menghubungkan antar-ibu kota kabupaten atau kota yang mempunyai nilai strategis terhadap kepentingan nasional


Jalan raya berarti jalan besar dan lebar, biasanya beraspal, dapat dilalui kendaraan besar (truk, bus) dari dua arah berlawanan


Jalan salib berarti rangkaian lukisan (masing-masing disertai salib) berjumlah 14, yang diatur secara berurutan di dinding gereja untuk memperingati 14 tahap perjalanan jesus ke tiang penyaliban


Jalan salib berarti kebaktian yang terdiri atas 14 doa yang berhubungan dengan setiap tahap perjalanan jesus ke tiang penyaliban

Jalan samping berarti jalan di samping rumah


Jalan samping berarti jalan kecil yang searah dengan jalan yang besar

Jalan samping berarti perbuatan tidak menurut cara yang benar

Jalan serong berarti jalan yang tidak lurus


Jalan serong berarti perbuatan yang tidak sebagaimana mestinya (curang, tidak jujur, dan sebagainya)

Jalan setapak berarti jalan kecil, sempit (dalam hutan dan sebagainya) yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki


Jalan simpang susun berarti jalan (lintas) searah yang dibangun bersimpang dan bersusun (sehingga jalannya kendaraan tidak terganggu oleh kendaraan lain yang datang dari arah kiri atau kanan, atau di depan yang mau berbelok)


Jalan simpang berarti jalan yang menyimpang dari jalan utama


Jalan tengah berarti jalan yang ditempuh atau keputusan yang diambil oleh yang berselisih pendapat. Jalan tengah juga berarti jalan kompromi. Jalan tengah juga berarti jalan damai


Jalan terang berarti cara yang jujur (menurut peraturan, dan sebagainya)


Jalan terbuka berarti kesempatan


Jalan tikus berarti jalan yang kecil-kecil (di pedusunan, pegunungan, dan sebagainya)


Jalan tol berarti jalan bebas hambatan


Jalan udara berarti saluran, dapat berupa pipa, terowongan, atau sumuran, yang berfungsi melewatkan udara


Jalan umum berarti jalan untuk umum (orang, kendaraan)


Jalan utama berarti jalan besar yang menjadi pangkal dari jalan yang lain


Peribahasa dengan kata jalan

Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung berarti segala sesuatu ada tata caranya


Alur bertempuh, jalan berturut berarti dilakukan menurut adat (kebiasaan) yang lazim


Berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan lidah berarti ingat-ingat selalu dalam berbuat sesuatu


Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau berarti segala usaha hendaknya sampai kepada maksudnya


Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti selalu ingat-ingat (hati-hati) dalam melakukan pekerjaan apa pun


Berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan berarti dalam berbuat sesuatu hendaklah kita mempertimbangkannya masak-masak

Berlayar bernakhoda, berjalan dengan yang tua berarti setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yang ahli atau yang berpengalaman


Berlayar sampai ke pulau, berjalan sampai ke batas berarti segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya


Ikhtiar menjalani untung menyudahi berarti orang harus berusaha, jika ingin mencapai suatu maksud (tercapai atau tidaknya bergantung kepada nasib)


Jangan ditentang matahari condong, takut terturut jalan tak berintis berarti hendaklah kita selalu ingat dan cermat, jangan teperdaya atau tergoda akan sesuatu yang elok, tetapi mungkin mendatangkan bahaya


Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa berarti sudah berpengalaman banyak


Jauh berjalan banyak dilihat berarti kalau bepergian ke mana-mana akan memperoleh banyak pengalaman


Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalan berarti cinta kasih anak kepada ibu tidak sebanyak cinta kasih ibu kepada anak


Ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul berarti orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu


Lancar kaji karena diulang, pasar jalan karena diturut berarti kepandaian atau kemahiran didapat karena rajin berlatih


Menganggungkan bagai rumput tengah jalan berarti hidup yang serba susah (sakit, miskin, dan sebagainya)


Menjalankan jarum halus berarti mengenakan tipu muslihat yang lain


Padi sekepuk hampa, emas seperti loyang, kerbau sekandang jalang berarti seseorang yang tampak kaya, tetapi sebenarnya miskin


Pasar jalan karena diturut, lancar kaji karena diulang berarti orang dapat mahir sesudah kerap kali mengerjakan sesuatu


Searah bertukar jalan berarti sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya


Sedepa jalan ke muka, setelempap jalan ke belakang berarti maju terus untuk sampaikan maksud


Sedepa jalan ke muka, setelempap jalan ke belakang berarti segala apa pun harus selalu diperhitungkan untung ruginya

Seiring bertukar jalan sekandang tidak sebau, seia bertukar sebut berarti berlainan pendapat (caranya) meskipun maksudnya sama


Seiring bertukar jalan, seia bertukar sebut berarti kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya


Sudu-sudu di tepi jalan dipanjat kena durinya, disinggung kena rabasnya, ditakik kena getahnya berarti orang yang tidak dapat dikalahkan


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata perjalanan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih