Arti Kata Perseorangan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Senin 16 September 2019 oleh Staf


Perseorangan memiliki 1 arti. Perseorangan berasal dari kata dasar orang. Perseorangan memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga perseorangan dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Arti perseorangan

Dasar: orang
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Perseorangan berarti yang berkaitan dengan orang secara pribadi

Arti kata orang

Orang berarti manusia (dalam arti khusus)

Orang berarti manusia (ganti diri ketiga yang tidak tentu)
Contoh: Jangan lekas percaya pada mulut orang

Orang berarti dirinya sendiri. Orang juga berarti manusianya sendiri
Contoh: Saya tidak bertemu dengan orangnya

Orang berarti kata penggolong untuk manusia
Contoh: Lima orang nelayan

Orang berarti anak buah (bawahan)
Contoh: Mereka itu orangnya pak camat

Orang berarti rakyat (dari suatu negara). Orang juga berarti warga negara
Contoh: Orang pakistan

Orang berarti manusia yang berasal dari atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dan sebagainya)
Contoh: Dia orang bogor, suaminya orang eropa

Orang berarti suku bangsa

Orang berarti manusia lain. Orang juga berarti bukan diri sendiri. Orang juga berarti bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri
Contoh: Jangankan anak sendiri, anak orang pun saya tolong, negeri orang, negeri lain (bukan negeri kita)

Orang berarti karena (sebenarnya)
Contoh: Mana dapat membayar, orang belum gajian, orang berdendang di pentasnya

Kata dengan kata dasar orang

Keseorangan berarti dalam keadaan seorang diri (kesunyian, terpencil, dan sebagainya)


Mengorangkan berarti menganggap atau menghargai sebagai orang


Perorangan berarti perihal orang


Perseorangan berarti yang berkaitan dengan orang secara pribadi


Seorang berarti satu orang
Contoh: Yang datang hanya seorang pegawai


Seorang berarti sendiri
Contoh: Tinggal dia seorang yang belum makan

Seseorang berarti seorang yang tidak dikenal
Contoh: Tadi ada seseorang menelepon anda


Istilah dengan kata dasar orang

Berorang-orang berarti berlaku seperti orang lain (bukan secara kekeluargaan)


Orang barat berarti orang yang tinggal di belahan bumi sebelah barat, terutama orang eropa dan amerika. Orang barat juga berarti orang kulit putih


Orang tugu berarti komunitas keturunan portugis yang tinggal di kampung tugu, jakarta


Orang aluan berarti orang atau anak buah kapal yang bertugas menarik pelampung


Orang am berarti orang awam


Orang antum berarti orang yang serba rapi. Orang antum juga berarti pesolek


Orang asing berarti orang lain. Orang asing juga berarti orang dari negara lain


Orang asing berarti orang yang tidak dikenal

Orang atasan berarti orang atau kelompok orang yang berstatus sosial tinggi dalam masyarakat


Orang awak berarti sebutan bagi orang yang berasal dari minangkabau


Orang awam berarti orang kebanyakan. Orang awam juga berarti orang biasa (bukan ahli). Orang awam juga berarti orang am


Orang awam berarti orang yang bukan ahli dalam suatu bidang ilmu

Orang banyak berarti umum. Orang banyak juga berarti publik. Orang banyak juga berarti khalayak ramai


Orang batu berarti orang atau anak buah kapal yang bertugas mengulur dan menarik tali layar yang berisi batu pemberat


Orang belakang berarti istri


Orang besar berarti orang yang berpangkat tinggi. Orang besar juga berarti pejabat. Orang besar juga berarti pembesar. Orang besar juga berarti orang yang sudah dewasa


Orang biasa berarti rakyat umum. Orang biasa juga berarti bukan orang berpangkat atau bukan orang bangsawan


Orang buangan berarti orang yang dijatuhi hukuman buang


Orang dagang berarti orang asing. Orang dagang juga berarti perantau


Orang dagang berarti orang yang berniaga. Orang dagang juga berarti saudagar

Orang dalam berarti orang yang ada di dalam satu lingkungan (pekerjaan, golongan, dan sebagainya)


Orang gajian berarti orang yang bekerja diberi upah. Orang gajian juga berarti abdi (bujang, babu, dan sebagainya)


Orang gedean berarti orang atau kelompok orang yang berkedudukan atau berstatus sosial tinggi dalam masyarakat


Orang halimunan berarti orang yang dapat menghilang karena mempunyai ilmu gaib


Orang halimunan berarti siluman

Orang halus berarti roh. Orang halus juga berarti jin


Orang halus berarti orang pandai

Orang hanyut berarti orang yang mengembara ke mana-mana


Orang helat berarti orang lain. Orang helat juga berarti bukan keluarga


Orang hilir berarti orang (penduduk) yang tinggal di hilir sungai (di daerah muara)


Orang hulu berarti orang (penduduk) yang tinggal di sebelah hulu sungai (di pedalaman)


Orang hutan berarti orang yang tinggal di hutan


Orang hutan berarti orang utan

Orang jauh berarti orang yang datang dari jauh


Orang jauh berarti orang yang datang dari daerah lain

Orang kampung berarti orang atau penduduk yang tinggal di kampung (bukan di kota)


Orang kaya berarti orang yang banyak hartanya. Orang kaya juga berarti hartawan


Orang kaya berarti orang yang berpangkat (berkedudukan) tinggi

Orang kaya berarti panggilan kepada istri orang berpangkat atau orang yang patut dihormati

Orang keblangsak berarti anak yatim. Orang keblangsak juga berarti gelandangan


Orang kota berarti orang atau penduduk yang tinggal di kota


Orang kulit putih berarti orang barat


Orang luar berarti orang yang tidak termasuk dalam satu lingkungan (golongan, pekerjaan, dan sebagainya)


Orang luntang-lantung berarti orang yang berkeliaran


Orang luntang-lantung berarti orang yang tidak berpencarian

Orang lurus berarti orang yang jujur


Orang merdeka berarti bukan budak (hamba) tebusan. Orang merdeka juga berarti orang bebas


Orang muda berarti orang yang masih muda


Orang muda berarti pemuda

Orang muda berarti tukang salung (tari dan sebagainya)

Orang palung berarti orang atau anak buah kapal yang bertugas menyiapkan dan membuang tuas


Orang pangan berarti orang yang masih tinggal di hutan. Orang pangan juga berarti orang dari suku terasing


Orang pangan berarti sebutan bagi suku bangsa di tanah melayu yang masih tinggal di hutan

Orang pesisir berarti orang yang tinggal di daerah pesisir


Orang pintar berarti dukun. Orang pintar juga berarti paranormal
Contoh: Dia terpaksa mendatangkan orang pintar pintar di rumahnya untuk menangkal hal-hal yang tidak diinginkan


Orang ramai berarti umum. Orang ramai juga berarti publik. Orang ramai juga berarti khalayak ramai


Orang rumah berarti istri


Orang sabun berarti orang bulai. Orang sabun juga berarti orang balar


Orang sebelah berarti tetangga. Orang sebelah juga berarti jiran


Orang semenda berarti orang yang kawin dengan anggota suatu kaum jika dipandang dari kaum itu


Orang setangga berarti tetangga


Orang sipil berarti orang yang bukan anggota (dinas) militer


Orang tani berarti petani. Orang tani juga berarti peladang


Orang tengah berarti nelayan laut dalam


Orang tepi berarti nelayan pantai


Orang tua angkat berarti pria dan wanita yang menjadi ayah dan ibu seseorang berdasarkan adat atau hukum yang berlaku


Orang tua asuh berarti orang yang membiayai (sekolah dan sebagainya) anak yang bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan
Contoh: Penyaluran dana orang tua asuh tua asuh berjalan lancar


Orang tua berarti ayah ibu kandung


Orang tua berarti (orang tua) orang yang dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dan sebagainya). Orang tua juga berarti orang-orang yang dihormati (disegani) di kampung. Orang tua juga berarti tetua

Orang udik berarti orang desa yang bertempat tinggal jauh dari keramaian kota. Orang udik juga berarti orang dusun


Orang udik berarti orang yang bertempat tinggal di hulu sungai

Orang udik berarti orang yang kurang tahu sopan santun. Orang udik juga berarti orang bodoh

Orang utan berarti kera besar dan kuat yang hanya terdapat di hutan di sumatra dan kalimantan, berbulu merah kecokelat-cokelatan, tidak berekor, hidup dari buah-buahan, daun, dan kuncup. Orang utan juga berarti mawas. Orang utan juga berarti pongo pygmaeus


Orang-orangan berarti tiruan orang. Orang-orangan juga berarti boneka. Orang-orangan juga berarti patung
Contoh: Orang-orangan di tengah sawah itu gunanya untuk menakut-nakuti burung


Peribahasa dengan kata orang

Anak orang, anak orang juga berarti seseorang yang asing bagi kita akan tetap asing juga


Awak yang payah membelah ruyung, orang lain yang beroleh sagunya berarti kita yang berusaha dan bersusah payah, tetapi orang lain yang mendapat faedahnya


Bagai orang kena miang berarti gelisah sekali karena mendapat malu


Bagai rupa orang terkena beragih berarti bermuka masam karena rugi dan sebagainya (dalam perdagangan)


Bak menanti orang dahulu, bak pelalah orang kudian berarti melakukan sesuatu yang sia-sia


Banyak orang banyak ragamnya berarti tiap-tiap orang mempunyai pendapat (kemauan) sendiri-sendiri


Berlidah di lidah orang berarti hanya menurut perkataan orang


Bermalam di bawah nyiur pinang orang, kata orang diturut berarti hendaklah kita mengikuti adat-istiadat negeri yang kita tempati


Bermulut di mulut orang berarti selalu meniru perkataan orang


Bersawah seperempat piring, ke sawah sama dengan orang berarti orang miskin yang bertingkah laku sebagai orang kaya


Biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya berarti kebijaksanaan itu lebih utama daripada kekayaan


Di padang orang berlari, di padang sendiri berjingkat berarti tabiat orang tamak, mau menerima pemberian orang, tetapi tidak mau memberi


Diserakkan padi awak diimbaukan orang lain berarti orang lain dipelihara, keluarga sendiri disia-siakan


Duduk bersama lapang-lapang, duduk seorang sempit-sempit berarti masalah jika dibicarakan dengan banyak orang, akan ada jalan keluarnya atau akan menjadi mudah, sedangkan jika dipendam dan dipikir sendiri akan menemukan jalan buntu


Duduk seorang bersempit-sempit, duduk bersama berlapang-lapang berarti dengan musyawarah atau secara gotong royong segala sesuatunya mudah dilaksanakan


Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama berarti orang baik akan selalu meninggalkan nama baik, sedangkan orang jahat akan meninggalkan nama buruk


Hidup di ujung gurung orang berarti orang yang hidup melarat


Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri hujan keris lembing di negeri kita, hujan emas perak di negeri orang, baik berarti sebaik-baik negeri orang tidak sebaik negeri sendiri


Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita berarti orang lain mendapat senangnya, kita mendapat susahnya saja


Kalau laba bercikun-cikun, buruk diberi tahu orang berarti apabila beroleh kesenangan diam saja, tetapi apabila menderita kesusahan berkeluh kesah atau minta tolong kepada orang lain


Karam berdua, basah seorang berarti dua orang berbuat salah, seorang saja yang kena hukum


Karam berduabasah seorang berarti dua orang berbuat salah, tetapi hanya seorang yang kena hukum


Kena kecipak orang berbelut berarti terlibat dalam perkara orang lain. Kena kecipak orang berbelut juga berarti turut menderita akibat kesalahan orang lain


Kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal berarti menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak


Lain dulang lain kaki, lain orang lain hati berarti tiap-tiap orang berlainan kesukaannya


Membawakan cupak ke negeri orang berarti memakai adat-istiadat sendiri di negeri orang


Memberi lauk kependekand orang membantai berarti memberi pertolongan kepada orang yang tidak perlu ditolong (orang kaya dan sebagainya)


Menari merentak di ladang orang berarti bersenang-senang memakai harta orang atau di rumah orang lain


Mengairi sawah orang berarti menguntungkan orang lain


Mengajar orang tua makan dadih berarti mengajar orang yang lebih pandai


Mengata dulang paku serpih, mengata orang awak yang lebih berarti mencela orang, tetapi diri sendiri ternyata lebih buruk daripada yang dicela


Mengunyah orang bergigi berarti mengajar (memberitahu) orang yang sudah tahu


Menunjukkan ilmu kependekand orang menetak berarti nasihat yang baik itu tidak berguna bagi orang yang tidak mau menggunakannya


Menyandang lemang hangat orang berarti menderita akibat perbuatan orang lain


Menyinggung mata bisul orang berarti mengenai apa yang paling sakit (peka) bagi seseorang


Minta dedak kependekand orang mengubik berarti minta pertolongan dan sebagainya kepada orang yang tidak punya


Minum darah orang berarti banyak merugikan orang dengan mengambil keuntungan yang berlebih-lebih darinya


Misai bertaring bagai panglima, sebulan sekali tak membunuh orang berarti rupa saja yang hebat dan garang, tetapi berhati penakut


Mulut kapuk dapat ditutup, mulut orang tidak berarti rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain


Nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang berarti pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri


Orang beraja di hatinya berarti menurutkan rasa (sesuka) hati masing-masing


Orang berdendang di pentasnya berarti orang laki-laki berkuasa dalam rumah tangganya


Orang berdendangdi pentasnya berarti orang berkuasa di rumahnya masing-masing


Orang dahaga diberi air berarti menolong orang yang kesusahan. Orang dahaga diberi air juga berarti memberi pelajaran kepada orang yang sungguh-sungguh ingin menambah pengetahuannya


Orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi berarti mendapat apa yang sangat diinginkan


Orang mandi bersiselam, awak mandi bertimba berarti orang mendapat keuntungan besar berlimpah-limpah, kita mendapat keuntungan kecil saja


Orang mengantuk disorongkan bantal berarti memperoleh apa yang diinginkannya


Orang muda selendang dunia, orang kaya suka dimakan berarti (untuk puji-pujian) orang muda perhiasan dunia, orang kaya yang pemurah


Orang pembuat periuk, bertanak di tembikar berarti yang membuatnya sendiri biasanya tidak memakai buatannya yang baik, melainkan memakai buatannya yang buruk-buruk


Orang penggamang mati jatuh berarti siapa yang tidak memiliki keberanian tidak akan sampai maksudnya


Orang terpegang pada hulunya, awak terpegang pada matanya berarti dalam perjanjian atau perkara orang lebih kuat pendiriannya daripada kita


Orang timpang jangan dicacat, ingat-ingat hari belakang berarti kecelakaan yang menimpa seseorang jangan terlalu dibicarakan karena boleh jadi kita mengalami hal yang sama di kemudian hari


Orang tua diajar makan pisang berarti orang yang sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari


Padi selumbung dimakan orang banyak berarti penghibur bagi istri yang suaminya beristri lebih daripada satu


Pejatian awak, kepantangan orang berarti berselisih pendapat dengan orang banyak


Pencarak benak orang berarti orang yang suka mengambil milik orang lain dengan cara yang lalim


Pergi tempat bertanya, pulang tempat berberita berkenaan dengan orang cerdik pandai berarti jika akan berangkat, hendaklah meminta nasihatnya dahulu, dan jika pulang, hendaklah memberi laporan kepadanya


Sebagai orang mabuk gadung berarti rupa seseorang yang lemah dan pucat karena mengidap penyakit


Seorang budi-budian, seorang tabung seruas berarti dua orang yang sangat berbeda tabiatnya (seorang banyak akal liciknya, seorang lagi lurus hati)


Seorang ke hilir seorang ke mudik berarti tidak ada persesuaian perasaan dan pikiran antara laki bini, sahabat, dan sebagainya


Seorang makan cempedak, semua kena getahnya berarti seorang berbuat salah, semua dianggap bersalah juga


Seorang makan cempedak, semuanya lumus oleh getahnya berarti seorang yang bersalah, semuanya mendapat nama yang tidak baik


Seorang makan nangka, semua kena getahnya berarti seorang yang berbuat kesalahan demi memenuhi kesenangannya, tetapi orang lain turut menanggung akibatnya


Seperti menanti orang dahulu, mengejar orang kemudian berarti perbuatan yang sia-sia


Seperti orang kecabaian berarti sangat gelisah (tidak tenang duduknya dan sebagainya)


Seperti orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak berarti seseorang yang daif yang tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan makin susah


Sukar kaji pada orang alim, sukar uang pada orang kaya berarti orang pandai biasanya baru mau memutuskan suatu persoalan apabila sudah mempertimbangkan dalam-dalam. Sukar kaji pada orang alim, sukar uang pada orang kaya juga berarti orang kaya baru mau mengeluarkan uang kalau ada untungnya


Tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta berarti bagi orang yang sangat bodoh pidato yang bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya


Tidak ada orang menggaruk ke luar badan berarti biasanya orang berpihak kepada kaum keluarganya (golongannya) apabila ada perselisihan


Tidak dibawa orang sehilir semudik berarti tidak dibawa orang bergaul (tersisih) dalam masyarakat karena suatu sebab atau karena tingkah lakunya tidak disetujui masyarakat


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata perseorangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih