Arti Kata Sajak Menurut KBBI

Dirangkum pada hari Ahad 25 Agustus 2019 oleh Staf


gambar ilustrasi arti sajak

Sajak memiliki 5 arti. Sajak adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Sajak memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga sajak dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Sajak termasuk dalam ragam bahasa arkais.

Berikut adalah arti dari "sajak":

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Sajak berarti gubahan sastra yang berbentuk puisi

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Sajak berarti bentuk karya sastra yang penyajiannya dilakukan dalam baris-baris yang teratur dan terikat

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Sajak berarti gubahan karya sastra yang sangat mementingkan keselarasan bunyi bahasa, baik kesepadanan bunyi, kekontrasan, maupun kesamaan

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti: Sajak berarti patut. Sajak juga berarti kena. Sajak juga berarti cocok
Contoh: Ia berpakaian indah lagi sajak

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: arkais
Lain: -
Arti: Sajak berarti lagak lagu
Contoh: Manis sikap dan sajaknya

Kata dengan kata dasar sajak

Menyajak berarti mengarang puisi
Contoh: Sudah sejak kecil ia suka menyajak


Menyajakkan berarti menjadikan bersajak. Menyajakkan juga berarti menyesuaikan bunyi suku kata
Contoh: Dipilihnya kata “kudus” untuk menyajakkannya dengan kata “bagus”


Menyajakkan berarti mengubah menjadi bentuk puisi
Contoh: Ia menyajakkan percakapan dalam sandiwara itu

Penyajak berarti orang yang mengarang sajak (puisi, syair). Penyajak juga berarti penyair. Penyajak juga berarti pengarang sajak (puisi)
Contoh: Khairil anwar adalah penyajak dari angkatan ’45


Persajakan berarti perihal persamaan bunyi
Contoh: Persajakan puisi itu bagus dan serasi


Persajakan berarti perihal puisi
Contoh: Sutan takdir alisyahbana terkenal juga dalam bidang persajakan

Istilah dengan kata dasar sajak

Sajak awamatra berarti tidak terikat pola rima atau pola normatif lain


Sajak awarima berarti sajak yang tidak berima


Sajak bebas berarti sajak yang baitnya tidak terikat pada jumlah larik tertentu serta jumlah kata setiap lariknya dan iramanya tidak tetap


Sajak delapan seuntai berarti sajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait. Sajak delapan seuntai juga berarti oktaf


Sajak dolanan berarti sajak nyanyian anak-anak


Sajak dua seuntai berarti sajak yang terdiri atas dua larik dalam satu bait. Sajak dua seuntai juga berarti distikon


Sajak empat seuntai berarti sajak yang terdiri atas empat larik dalam satu bait. Sajak empat seuntai juga berarti kuatren


Sajak enam seuntai berarti sajak yang terdiri atas enam larik dalam satu bait. Sajak enam seuntai juga berarti sekstet


Sajak gema berarti sajak yang suku kata akhir lariknya disebut (digemakan) dalam larik berikutnya dan boleh dengan arti yang lain


Sajak kanak-kanak berarti sajak yang termasuk tradisi lisan dalam kesusastraan, terdiri atas sejumlah larik yang isinya mencakup soal berhitung, permainan, teka-teki, pendidikan, dan sebagainya, umumnya disampaikan dengan cara dinyanyikan


Sajak kembar berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik, larik pertama bersajak dengan larik kedua, dan larik ketiga bersajak dengan larik keempat


Sajak kisahan berarti sajak yang melukiskan cerita secara terperinci


Sajak lima seuntai berarti sajak yang terdiri atas lima larik dalam satu bait. Sajak lima seuntai juga berarti kuin


Sajak main-main berarti sajak ringan yang sangat mengasyikkan, iramanya menarik karena gagasannya yang mengada-ada. Sajak main-main juga berarti puisi mbeling


Sajak mutlak berarti sajak yang disusun berdasarkan bunyi, dan bunyi yang sama terdapat pada seluruh kata


Sajak patah berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam baris-baris, dan dalam bait sajak tersebut ada baris-baris yang tak sama sajaknya dengan bait yang lain


Sajak peristiwa berarti sajak yang digubah berkenaan dengan peristiwa, kejadian khusus atau perayaan, sifatnya ringan atau serius


Sajak prosa berarti sajak yang digubah dalam bentuk prosa, tetapi tetap dicirikan oleh unsur-unsur puisi, seperti irama yang teratur, majas, rima (dalam), asonansi, konsonansi, dan citraan


Sajak rangkai berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, kata yang bersajak terletak pada setiap kata terakhir secara berturut-turut


Sajak ringan berarti sajak yang menghibur atau menggembirakan dengan ciri khas kepetahan, ketepatan, serta kesempurnaan bentuk


Sajak sejajar berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, dan apabila sepatah kata dipakai, berturut-turut dipakai pula dalam tiap larik


Sajak sempurna berarti sajak yang disusun berdasarkan bunyi yang sama


Sajak sindiran berarti sajak yang mengandung pernyataan yang menimbulkan tawa, tetapi juga dapat menimbulkan kemarahan, isinya protes sosial dengan cara mengejek habis-habisan


Sajak suku kata berarti sajak yang larik-lariknya disusun dengan memperhatikan jumlah suku kata


Sajak tegak berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik-larik, dan yang bersajak itu kata-kata yang terletak pada larik-larik yang berlainan


Sajak tengah berarti sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik-larik, dan yang bersajak adalah kata-kata yang terdapat di tengah-tengah kalimat


Sajak terbuka berarti sajak yang disusun berdasarkan bunyi dan sajak yang sama terdapat pada suku kata terakhir yang diakhiri oleh bunyi vokal


Sajak tertutup berarti sajak yang disusun berdasarkan bunyi dan sajak yang sama terdapat pada suku kata terakhir yang diakhiri oleh bunyi konsonan


Sajak tidak sempurna berarti sajak yang disusun berdasarkan bunyi yang sama pada sebagian suku akhir


Sajak tiga seuntai berarti sajak yang terdiri atas tiga larik dalam satu bait. Sajak tiga seuntai juga berarti terzina


Sajak tujuh seuntai berarti sajak yang terdiri atas tujuh larik dalam satu bait. Sajak tujuh seuntai juga berarti septet


Peribahasa dengan kata sajak

Bersajak berarti mempunyai persamaan bunyi
Contoh: Kata “hati” bersajak dengan kata “sakti”, banyak peribahasa yang bersajak


Bersajak berarti berbentuk puisi
Contoh: Cerita yang dibacakannya itu bersajak

Bersajak berarti membacakan lirik. Bersajak juga berarti membacakan puisi
Contoh: Ia pandai bersajak di atas panggung

Bersajak berarti mengarang puisi
Contoh: Saya bersajak pada waktu lengang, di saat hati tenang

Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata sajak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian


Arti Antonim Sinonim
Rima

Daftar Isi

Rima
Antonim
Sinonim
Arti Kata
Arti Istilah
Arti Peribahasa
Arti Tanggal


Terkait

Antonim Kata Sajak
Sinonim Kata Sajak
Rima Kata Sajak


Instal Aplikasi Apaarti

Untuk akses lebih cepat dan mudah