Arti Kata Terlalu Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dirangkum pada hari Rabu 18 September 2019 oleh Staf


Terlalu memiliki 3 arti. Terlalu berasal dari kata dasar lalu. Terlalu adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Terlalu memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga terlalu dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Terlalu memiliki arti dalam kelas adverbia atau kata keterangan sehingga terlalu dapat memberikan keterangan kepada kata lain.

Arti terlalu

Dasar: lalu
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Terlalu berarti melampaui batas. Terlalu juga berarti berlebih-lebihan

Dasar: lalu
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti: Terlalu berarti amat sangat

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adverbia
Ragam: -
Lain: -
Arti: Terlalu berarti amat sangat

Arti kata lalu

Lalu berarti berjalan lewat
Contoh: Dilarang lalu di jalan ini

Lalu berarti berkata (langsung) semaunya
Contoh: Ia berbicara asal lalu saja

Lalu berarti sudah lewat. Lalu juga berarti sudah lampau
Contoh: Tahun yang lalu

Lalu berarti habis. Lalu juga berarti selesai
Contoh: Pertandingan telah lalu, peperangan telah lalu

Lalu berarti lintas (dapat masuk terus). Lalu juga berarti lulus

Lalu berarti kemudian. Lalu juga berarti lantas

Lalu berarti tidak boleh ditebus kembali (tentang barang gadaian)
Contoh: Empat hari lagi gadaianku lalu

Lalu berarti berlangsung. Lalu juga berarti berlanjut

Kata dengan kata dasar lalu

Berkelaluan berarti tidak ada berhentinya. Berkelaluan juga berarti tidak ada batasnya. Berkelaluan juga berarti selalu


Kata dengan kata dasar lalu

Berkelaluan berarti tidak ada berhentinya. Berkelaluan juga berarti tidak ada batasnya. Berkelaluan juga berarti selalu


Berlalu berarti lewat. Berlalu juga berarti lampau
Contoh: Kesempatan itu jangan dibiarkan berlalu


Berlalu berarti pergi
Contoh: Demikian katanya sambil berlalu

Berlalu berarti mati
Contoh: Tadi malam ia telah berlalu, dari dunia mati, meninggal

Berlalu berarti tidak makan sahur (waktu puasa)
Contoh: Dalam bulan puasa ini kami dua kali berlalu

Kelaluan berarti telah lalu


Kelaluan berarti maksud. Kelaluan juga berarti tujuan

Keterlaluan berarti (hal yang) melampaui batas (kesopanan dan sebagainya)
Contoh: Perbuatannya itu memang keterlaluan


Keterlaluan berarti betul-betul melewati batas kewajaran

Laluan berarti tempat berlalu, lewat


Melalui berarti menempuh (jalan, ujian, percobaan, dan sebagainya). Melalui juga berarti melintasi
Contoh: Untuk sampai di sana, kita dapat melalui jalan darat dan jalan sungai


Melalui berarti melewati
Contoh: Kemelut politik kedua negara itu dapat diatasi melalui berbagai saluran diplomatik

Melalui berarti melanggar. Melalui juga berarti tidak mengindahkan (nasihat, perintah, dan sebagainya)
Contoh: Jangan coba-coba melalui perintah atasanmu

Melalui berarti melampaui. Melalui juga berarti melangkahi. Melalui juga berarti melangkaui
Contoh: Kalau berani menjajah negeri ini, kaum penjajah harus melalui mayat para patriot bangsa

Melalukan berarti membiarkan lalu (berjalan, masuk, dan sebagainya)
Contoh: Oknum pejabat duane itu diketahui telah melalukan penyelundupan dari singapura


Melalukan berarti melakukan. Melalukan juga berarti menjalankan
Contoh: Tentara itu melalukan serangan udara terhadap lapangan udara musuh

Melalukan berarti meneruskan. Melalukan juga berarti melangsungkan
Contoh: Ia ingin segera melalukan maksudnya meminang perempuan yang dicintainya, ia akan singgah di jakarta sebelum melalukan perjalanannya ke luar negeri

Terlalu berarti melampaui batas. Terlalu juga berarti berlebih-lebihan


Terlalu berarti amat sangat

Terlalu berarti amat sangat

Istilah dengan kata dasar lalu

Lalu akal berarti dapat diterima akal


Peribahasa dengan kata lalu

Air lalu berkubak tohor berarti uang yang diterimanya lekas habis untuk membayar utang dan sebagainya


Angan lalu paham bertumbuk berarti menurut pikiran (dugaan dan sebagainya) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar dilaksanakan (misalnya kekurangan alat atau syarat)


Angan lalu, paham tertumbuk berarti suatu hal yang banyak halangannya meskipun tampaknya dapat dilakukan dengan mudah


Bagai denai gajah lalu berarti hal yang tidak mungkin dapat disembunyikan


Bajak selalu di tanah yang lembut berarti orang yang selalu menderita adalah orang yang lemah


Bala lalu dibawa singgah berarti sengaja mencari kesusahan (kecelakaan)


Bertitah lalu sembah berlaku berarti jika kehendak orang lain kita turut, kehendak kita pun akan diturut juga


Biduk lalu kiambang bertaut berarti lekas berbaik atau berkumpul kembali (seperti perselisihan antara sanak keluarga)


Biduk lalu, kiambang bertaut berarti orang yang berkelahi atau bertengkar yang akhirnya berbaik dan berkumpul kembali (tentang orang ramai berkumpul)

Gajah lalu dibeli, rusa tidak terbeli berarti mengerjakan sesuatu yang penting dengan melupakan hal-hal yang kecil yang sebenarnya sangat perlu untuk menyelesaikan sesuatu yang penting itu


Hendak panjang terlalu patah berarti yang suka meninggikan diri akan cepat jatuh


Jika tak lalu dandang di air, di gurun dirangkakkan ditanjakkan berarti menggunakan segala daya upaya untuk mencapai maksud


Kalau di bawah melompat, lalu di atas menyusup berarti menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan penduduk tempat tinggalnya


Lalu penjahit, lalu kelindan berarti kalau usaha yang pertama berhasil, usaha yang berikut pun akan berhasil


Mabuk di enggang lalu berarti sangat tertarik hatinya kepada orang yang belum dikenal


Mara hinggap mara terbang, enggang lalu ranting patah berarti seseorang yang tidak berbuat suatu kesalahan, tetapi pada waktu terjadi suatu kejahatan ia yang dituduh berbuat kesalahan itu


Menunggu angin lalu berarti menunggu dengan sia-sia


Punggung parang sekalipun jika selalu diasah, akan tajam juga berarti sebodoh-bodoh orang, apabila selalu belajar, akan pandai juga


Sambil menyeruduk menyuruk galas lalu berarti sambil bersenang-senang, maksud atau keuntungan tercapai


Sesak berundur-undur, hendak lari malu, hendak menghambat tak lalu berarti sudah tidak dapat melawan, tetapi pura-pura masih sanggup bertahan


Setapak jangan lalu, setapak jangan surut berarti pendirian harus kuat


Setempuh lalu, sebondong surut berarti tetap bersatu hati


Seperti ditempuh gajah lalu berarti suatu hal yang tidak dapat ditutup-tutupi (disembunyikan)


Sudah terlalu hilir malam, apa hendak dikata lagi berarti perbuatan salah yang telanjur


Takut titik lalu tumpah berarti karena segan merugi sedikit, jadi menderita kerugian besar


Upah lalu bandar tak masuk berarti tidak mendatangkan hasil sedikit pun


Yang terbujur lalu, yang terlintang patah berarti siapa yang tidak melawan akan selamat, yang menentang akan binasa (sesuatu yang harus diturut)


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari kata terlalu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih