Arti Peribahasa Hidup Tidak Karena Doa, Mati Tidak Karena Sumpah Menurut KBBI

Dirangkum pada hari Senin 26 Agustus 2019 oleh Staf


gambar ilustrasi arti hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah

Hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah memiliki 1 arti. Hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah berasal dari kata dasar hidup. Arti dari hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah dapat masuk ke dalam jenis peribahasa.

Berikut adalah arti dari "hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah":

Dasar: hidup
Bidang: -
Jenis: peribahasa
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti: Hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah berarti orang harus berusaha dengan tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain

Kata dengan kata dasar hidup

Kehidupan berarti cara (keadaan, hal) hidup
Contoh: Kehidupan orang di kota


Memperhidup berarti membuat lebih hidup
Contoh: Garis kuning itu memperhidup lukisan itu


Menghidupi berarti memelihara. Menghidupi juga berarti memberi nafkah
Contoh: Setelah ayahnya meninggal, dialah yang menghidupi keluarganya


Menghidupi berarti membiarkan hidup (tidak membunuh)
Contoh: Tentara musuh itu menghidupi tawanannya

Menghidupkan berarti menjadikan (membuat, menyebabkan) hidup (dipakai dalam berbagai makna seperti menyalakan, membangkitkan kembali, membakar)
Contoh: Menghidupkan api, menghidupkan orang mati, menghidupkan semangat, menghidupkan mesin mobil, menghidupkan perkumpulan, menghidupkan harapan


Penghidupan berarti pemeliharaan hidup. Penghidupan juga berarti pencaharian
Contoh: Penghidupan orang kampung adalah bercocok tanam


Sehidup berarti hidup bersama-sama


Nolep berasal dari istilah dari bahasa inggris yaitu No Life yang berarti seseorang yang tidak mempunyai kehidupan yang normal.

Peribahasa dengan kata hidup

Adat hidup tolong-menolong, syariat palu-memalu berarti dalam kehidupan sehari-hari harus saling menolong, dalam agama saling membantu


Bagai kerakap tumbuh di di atas batu, hidup enggan mati tak mau berarti hidup dalam kesukaran (kemelaratan) terus-menerus


Banyak menelan garam hidup berarti banyak pengalaman hidup


Daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah berarti daripada menanggung malu lebih baik mati


Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga berarti daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati


Hidup bertimba uang berarti hidup boros (serba mewah, banyak membelanjakan uang)


Hidup di ujung gurung orang berarti orang yang hidup melarat


Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah berarti selama hidup orang harus taat pada adat kebiasaan dalam masyarakat


Hidup dua muara berarti hidup dengan dua mata pencaharian


Hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa berarti pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat


Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing berarti perihal orang berlaki istri yang berkasih-kasihan. Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing juga berarti perihal orang bersahabat yang setia dan saling menolong


Hidup segan mati tak hendak berarti hidup yang merana (karena sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dan sebagainya)


Hidup segan, mati tak embuh berarti hidup merana, selalu sakit-sakit saja


Hidup seperti musang berarti tentang orang jahat (pencuri) yang pada siang hari tidak kelihatan tetapi pada malam hari merayap mencari mangsanya


Hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah berarti orang harus berusaha dengan tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain


Hujan panas permainan hari, senang susah permainan hidup berarti telah biasa bahwa kehidupan manusia ada kalanya susah, ada kalanya senang


Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa berarti sudah berpengalaman banyak


Kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya berarti lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil


Lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai berarti lebih baik mati daripada menanggung malu


Mendukung biawak hidup berarti melakukan sesuatu atau mempunyai anak (istri dan sebagainya) yang sangat menyusahkan


Sebaik-baiknya hidup teraniaya berarti sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya


Seperti kambing dikupas hidup-hidup berarti menderita takut (sakit dan sebagainya) yang amat sangat


Demikian arti, makna, pengertian dan definisi dari peribahasa hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian


Arti Antonim Sinonim
Rima

Daftar Isi

Rima
Antonim
Sinonim
Arti Kata
Arti Istilah
Arti Peribahasa
Arti Tanggal


Instal Aplikasi Apaarti

Untuk akses lebih cepat dan mudah